Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Batam. Foto: BatamLagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Pengadilan Negeri (PN) Batam menjatuhkan vonis 1 tahun penjara masing-masing kepada Usman alias Abi, Umar adik Abi, serta Sunardi rekannya, Kamis (3/9). Atas vonis tersebut para terdakwa mengajukan banding.

Hakim berkeyakinan kalau terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 480 ke-1 KUHPidana junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Dalam sidang online tersebut, majelis hamim menyatakan, ketiga terdakwa terbukti melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan perbuatan membeli, menyewa, menukar, menerima gadai, menerima hadiah, atau untuk menarik keuntungan, menjual, menyewakan, menukarkan, menggadaikan, mengangkut, menyimpan atau menyembunyikan sesuatu benda, yang diketahui atau sepatutnya harus diduga bahwa diperoleh dari kejahatan.

Vonis ini, sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang agar para terdakwa dipenjara 1 tahun.

Dengan putusan tersebut, Abi mengaku tidak adil. “Ini tidak adil yang mulia. Atas putusan itu, kami nyatakan banding,” kata Abi usai pembacaan vonis kepada Ketua majelis hakim Sri Endang Amperawati didampingi Dwi Nuramanu dan David P Sitorus, Kamis.

Sementara itu, Yusuf Norrisaudin Penasihat Hukum terdakwa menilai keterangan, saksi yang dimintai keterangan dalam persidangan, pertimbangannya dipotong-potong tidak seutuhnya.

“Sehingga dirangkai agar sesuai untuk melakukan vonis,” kata Yusuf menanggapi usai sidang.

Padahal, lanjut Yusuf, kalau keterangan saksi itu secara utuh disampaikan, itu justru akan mengaburkan tuntutan atau tidak bisa membuktikan tuntutan itu.

“Pertimbangan hakim untuk memvonis bukan semata untuk mengejar keadilan,” tutupnya.

Perkara yang menjerat terdakwa Usman alias Abi, Umar dan Sunardi atas dugaan penadahan besi scrab terungkap setelah polisi mengamankan tiga orang yakni; Saw Tun (WN Myanmar), Dedy Supriadi dan Dwi Buddy Santoso.

Ketiganya menjalani masa hukuman karena divonis bersalah telah ‘menjual’ 58.490 kilogram besi scrap atas perintah dari Muhammad Jassa sebagai pemilik besi agar menjual 100 ton tapi hanya dilaksanakan 58.490 kilogram di PT Ecogreen Oleochemicals, Kabil, Batam.(*/red)