Tujuh tokoh masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel). Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mulai menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Meski sebagian masyarakat menganggapnya gelarannya masih lama. Namun sudah muncul figur-figur yang dianggap layak masuk bursa Pilkada 2024.

Seperti masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) yang ada di Kepri, memiliki beberapa figur tokoh yang juga dinilai layak maju di pesta demokrasi 5 tahunan mendatang.

Harianto yang biasa disapa Daeng Harianto, Ketua Bidang Infokom BPD KKSS Kota Batam, mengatakan, dalam Pilkada 2024 pihaknya sangat berharap munculnya tokoh-tokoh dari Sulawesi Selatan untuk maju dalam pesta demokrasi tersebut.

Ia menyebut, ada tujuh tokoh Sulawesi Selatan yang sangat layak masuk bursa Pilkada 2024.

“Tujuh figur ini sangat layak masuk bursa Pilkada 2024. Memiliki keahlian masing-masing, banyak pengalaman dan sangat berpotensi memberikan kontribusi, kinerja terbaik untuk membawa Tanah Bunda Melayu yang jauh lebih baik lagi,” kata Daeng Harianto, Senin (23/8).

Adapun ke-7 tokoh Sulsel tersebut; Rizki Faisal Sekretaris DPD Golkar Kepri yang juga merupakan Ketua Komisi IV DPRD Kepri; Sirajuddin Nur Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kepri; H. Masrur Amin, SH.,MH, Ketua BPD KKSS Kota Batam yang juga pengacara kondang di Batam; H.Jefridin Hamid yang merupakan Sekda Kota Batam.

Kemudian, ada nama Ahmad Surya yang saat ini menduduki posisi Wakil Ketua III DPRD Kota Batam, Yunus Muda Ketua Golkar Kota Batam dan ada nama mantan Bupati Lingga Alias Wello.

“Tujuh tokoh ini kita tidak ragukan lagi. Semuanya memiliki pengalaman yang luar biasa dan bisa memberikan kontribusi terbaiknya untuk tanah bunda Melayu,” sebutnya.

Lanjutnya, sejarah antara Bugis Makassar yang sangat berperan di Tanah Bunda Melayu menjadi alasan bagi dirinya memunculkan figur-figur tersebut.

“Saat kita sudah berada di Tanah Bunda Melayu ini, jadi pemimpin atau tidak, tentu kita punya kewajiban yang sama untuk berkontribusi bagi tanah Bunda Melayu. Dan bukan untuk mengkotak-kotakan, tentu setiap suku pasti memiliki peran penting di sini. Namun, mengingat kita Bugis Makassar ada sejarah di Tanah Bunda Melayu, tidak salah jika ini menjadi alasan mendorong figur-figur atau tokoh-tokoh Sulawesi Selatan untuk saatnya maju di Pilkada 2024,” tegasnya.

Perlu diketahui, dahulu, ada beberapa tokoh Sulawesi Selatan yang pernah memimpin di Tanah Bunda Melayu seperti mantan Walikota Batam, Ahmad Dahlan.

“Setidaknya, akan muncul lagi pemimpin yang berdarah Sulawesi Selatan di Tanah Bunda Melayu ini. Dengan semangat mengembalikan kejayaan Tanah Bunda Melayu, salah satunya mensejahterakan masyarakat di Tanah Bunda Melayu,” sebutnya.

Meski demikian, jika nantinya di antara tujuh tokoh Sulawesi Selatan salah satunya berhasil menduduki kursi kepemimpinan, Daeng Harianto berharap, figur ini menjadi pemimpin yang adil dan amanah menjalankan tugasnya.

Saat ditanyakan, tokoh-tokoh Sulawesi Selatan yang disebutnya layak masuk bursa Pilkada 2024 akan maju sebagai apa, Daeng Harianto menyebut, Kepri atau di Batam maupun kabupaten/ kota lainnya semua figur layak.

“Ini kita kembalikan kepada ketujuh figur ini. Maju sebagai Walikota, Bupati atau Gubernur Kepri, semuanya layak. Tinggal bagaimana, khususnya masyarakat keturunan Sulawesi Selatan di Kepri bersatu memberikan dukungan ke tokoh-tokoh kita ini,” harapnya.

“Kita yakin, semua tokoh ini mampu membangkitkan Tanah Bunda Melayu yang saat ini sedang dilanda bencana kesehatan, yakni pandemi Covid-19,” jelasnya.(*/red)