Gelper SKY 88 game zone di bilangan Nagoya beroperasi, Senin (9/8). Foto: BatamLagi.com.

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Walikota Batam, Muhammad Rudi kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

SE Nomor 45 ini dikeluarkan pada 10 Agustus 2021, berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri.

Disebutkan dalam surat edaran tersebut, mall diperbolehkan buka dengan daya tampung 50 persen, dan jam operasional dibatasi hingga pukul 20.00 WIB.

Sekolah diperbolehkan tatap muka 50 persen. Kecuali SDLB, MILB, SMPLB, SMLB, MALB maksinal 62 persen. PAUD maksimal 33 persen.

Warung makan kaki lima boleh buka hingga pukul 22.00 WIB. Bisa makan di tempat maksimal 30 menit.

Rumah makan/kafe skala kecil di lokasi sendiri dapat melayani makan di tempat dengan kapasitas 50 persen, dan menerima makan dibawa pulang.

Kafe dan restoran/ rumah makan skala sedang dan besar hanya menerima delivery/ take away dan tidak menerima makan di tempat.

Tempat ibadah kapasitas maksimal 25 persen atau maksimal 50 orang.

Pelaksanaan kegiatan publik ditiadakan sementara. Pelaksanaa kegiatan seni, budaya, sosial yang menimbulkan keramaian ditutup sementara.

Tempat umum yang menimbulkan keramaian ditutup sementara. Resepsi pernikahan atau hajatan paling banyak 25 persen dari kapasitas.

Pelaku usaha yang melakukan pelanggar dikenakan sanksi pidana. SE ini terhitung dari tanggal 10 hingga 23 Agustus.

Sementara itu, sejumlah tempat hiburan tetap beroperasi meski diberlakukan PPKM. Belum kelihatan ada penertiban terhadap Tempat Hiburan Malam (THM) yang ada bilangan Nagoya, dan gelanggang permainan (Gelper) yang juga bebas beroperasi.

“Gelper beroperasi terus bang, masih buka itu,” ujar warga Nagoya kepada BatamLagi.com, Senin (9/8) malam.

Pantauan di lapangan, sejumlah gelper di bilangan pertokoan Nagoya Indah, tepatnya di depan Hotel Utama diam-diam beroperasi. Agar tak mencolok, lampu depan dimatikan, sehingga terlihat tidak beroperasi.

Kendaraan para pemain pun sengaja disisipkan di pinggir ruko. Seperti di City Hunter, Saga Zone dan Nagoya Game Zona (Bekas Hollywood Game Zone), serta di Biliar Centre KTV. Ada juga Sky 88 di Nagoya yang terang-terangan menghidupkan lampu depan.

Seorang pekerja mengatakan, tempat tersebut tetap beroperasi meski saat PPKM. “Masih buka bang, masuk saja. Buka semua ini,” kata seorang pekerja di bilangan pertokoan Nagoya Indah tersebut.

Humas Billiar Center KTV, Agus, yang pernah dikonfirmasi terkait tempat kerjanya yang membuka judi bola pingpong dan gelper, santai menjawab. “Bagaimana mana lagi bang, tempat lain juga buka,” ujarnya, belum lama ini.

Sementara Kasatpol PP Kota Batam, Salim, yang juga beberapa kali dikonfirmasi wartawan ini, belum lama ini mengatakan, terkait adanya gelper yang diam-diam beroperasi yang tak mengindahkan surat edaran wako, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Disbudpar Kota Batam. Pihak pengelola akan dipanggil.

“Akan kami panggil pengelolanya. Malam ini tim patroli pengawasan fokus tempat keramaian,” ucapnya. Namun, nyatanya tempat tersebut masih tetap beroperasi dari pagi hingga jelang subuh.

“Wah, bagaimana mau mencegah penularan Covid-19 kalau seperti ini penanganannya seperti tebang pilih. Ambyar…. Kapan corona ambyar,” ujar Iwan, pesimis.(*/red)