Wakapolri, Komisaris Jenderal Polisi Gatot Eddy Pramono saat memberikan bantuan sosial kepada warga di Batam, Senin (9/8). Foto ist

KEPRI (BATAMLAGI.COM) – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komisaris Jenderal Polisi Dr. Drs. Gatot Eddy Pramono, M.Si melakukan kunjungan kerja di Kepri, Senin (9/8).

Dalam kunjungannya, Wakapolri meninjau vaksinasi massal, Posko PPKM dan menyerahkan bantuan sosial, serta melihat isolasi mandiri (Isoman) personel Polda Kepri dan jajaran melalui sarana Zoom Metting.

Hadir dalam kegiatan tersebut Irwasum Polri, Kakorbinmas Baharkam polri, Kapolda Kepri, Karojianstra Slog Polri, Karopenmas Divhumas Polri, Wakapolda Kepri, Bakamla Kepri, Ka BNNP Kepri, Danrem 033/WP, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Kabiddokpol Pusdokkes Polri dan Pejabat Utama Polda Kepri.

Saat menyapa personel Polda Kepri dan jajaran yang sedang melaksanakan isoman, Wakapolri mengatakan, ke depannya tetap patuhi protokol kesehatan, dan tidak ada lagi anggota Polri di wilayah Kepri yang terpapar Covid-19.

“Jaga kesehatan, terus konsumsi obat dan multivitamin yang diberikan oleh Dokter. Semoga cepat sembuh dan dapat berkumpul bersama keluarga dan berdinas kembali,” ungkap Wakapolri.

Selesai meninjau pelaksanaan Isolasi Mandiri Personel Polda Kepri dan jajaran, rombongan menuju ke Posko PPKM Mega Legenda. Dalam kesempatan tersebut Wakapolri dan rombongan melakukan pengecekkan Posko dan menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat setempat.

“Jika kita melihat kasus penyebaran Covid-19 yang cenderung menurun saat ini merupakan pengaruh dari kegiatan PPKM yang dilaksanakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kunci penurunan penyebaran ini adalah bagaimana masyarakat itu sendiri khususnya Kota Batam mau bekerja sama dengan Satgas Covid-19, maupun TNI-Polri dalam melaksanakan PPKM dan dengan kecenderungan kasus yang menurun ini tentunya.

“Kita juga berharap PPKM level 4 ini bisa diturunkan,” ujar Wakapolri.

Selanjutnya rombongan menuju Vihara Duta Maitreya, Kota Batam untuk meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi dan menyerahkan secara simbolis Bantuan Sosial kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Wakapolri mengatakan, sampai dengan sekarang ini sudah 68 persen masyarakat di Kepri sudah divaksin, data ini merupakan tertinggi ketiga di Indonesia.

“Mudah-mudahan dengan percepatan Vaksinasi ini target 70 persen dapat tercapai dan harapan kita semua jika target 70 persen tersebut dapat tercapai maka akan terbentuknya Herd Imunity di Kepri,” tutur Wakapolri.

Ia juga menghimbau agar bersama-sama menjaga Protokol kesehatan, walapun sudah divaksinasi, ikuti 5M yaitu menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan menjaga mobilitas sosial.

“Kemudian jika sudah divaksin jangan euforia, tetap maskernya dipasang terus karena ada beberapa kasus masyarakat yang sudah divaksin juga dapat terpapar meskipun efeknya lebih rendah, dan tidak separah yang sudah divaksin,” imbuhnya.(*/srd)