Kapolres Labuhanbatu AKBP Kurniawan saat konferensi pers di Mako Polres Labuhanbatu, Jumat (6/8). Foto humas

LABUHANBATU (BATAMLAGI.COM) – Pelaku pembunuhan terhadap seorang wanita di Labuhanbatu berhasil dibekuk polisi. Pelaku berinisial JS (51) mengaku membunuh korban karena minta pertanggungjawaban karena hamil.

Karena perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 340 jo 338 KUHPidana, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Kurniawan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari ditemukannya mayat perempuan hanyut mengambang di aliran sungai di Dusun Pardomuan Nauli, Desa Ujung Padang, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara pada Kamis (5/8) pukul 06.00 WIB.

“Korban berinisial NS (49) warga Kelurahan Negri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu,” ujar Kapolres saat konferensi pers di Mako Polres Labuhanbatu, Jumat (6/8).

Dikatakan Kapolres, korban dibunuh oleh JS yang merupakan kekasih korban di dalam mobil Toyota Avanza hitam. Korban dijerat memakai tali tas.

“Setelah tewas, pelaku menggelindingkan korban ke sungai dan membuang seluruh barang bukti ke sungai untuk menghilangkan jejak,” ungkap Kapolres.

Dikatakan Kapolres, JS merupakan warga Dusun III Sei Tukang, Desa Sei Tawar, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Motif pelaku melakukan pembunuhan karena merasa kesal terhadap korban yang meminta pertanggungjawaban.

“Si Korban meminta pertanggungjawaban dari pelaku karena telah menghamilinya. Tak terima karena merasa sudah setahun tidak berkomunikasi dengan korban, pelaku akhirnya melakukan tindakan pembunuhan itu,” jelas Kapolres.

Dijelaskan juga, dari hasil autopsi, korban mengalami 2 luka patah cincin tenggorokan bagian leher depan, yang mengakibatkan penyumbatan saluran pernapasan hingga akhirnya meninggal dunia.

Dari penyelidikan di lapangan, petugas akhirnya berhasil menangkap pelaku pada Kamis (5/8) sekira pukul 20.00 WIB di sebuah rumah makan dekat SPBU Perbaungan Aek Nabara. Namun pelaku berusaha melarikan diri.

”Saat itu pelaku diamankan di sebuah rumah makan, pelaku sedang menunggu bus untuk menuju Pekanbaru. Ketika dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti, pelaku mencoba melarikan diri, sehingga diambil tindakan tegas dan terukur ke kaki pelaku,” imbuh Kapolres.(*/red)