Penyerahan insentif secara simbolis untuk pengurus PPKM di Kecamatan Batuaji dan Batuampar, Selasa (3/8). Foto BatamLagi.com/ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyerahkan insentif kepada pengurus Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tingkat RT dan RW di Kota Batam, Selasa (3/8).

“Jangan dilihat nilainya, tapi ini bentuk perhatian dari pemerintah. Tugas ini juga sebagai panggilan dari negara dan ini juga adalah ibadah,” ujar Walikota Batam, Muhammad Rudi saat penyerahan insentif secara simbolis untuk pengurus PPKM di Kecamatan Batuaji dan Batuampar, Selasa.

Dikatakan Rudi, insentif tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah bagi petugas penanganan Covid-19 di Batam. Adapun insentif tersebut diberikan untuk ketua posko PPKM sebesar Rp650 ribu dan anggota Rp500 ribu.

Rudi mengajak pengurus PPKM tingkat RT dan RW yang ikut menyosialisasikan penerapan PPKM Level 4 yang diperpanjang hingga 9 Agustus mendatang. Meski demikian, beberapa kelonggaran diberikan agar warga tetap bisa mencari nafkah.

“Saya mengizinkan untuk kuliner buka sampai pukul 22.00 dan makan di tempat diberi waktu 30 menit. Untuk pasar kaget, saya minta prokes diperketat, silakan berjualan asalkan jarak diatur dua meter,” tegasnya.

Rudi juga meminta semua pengurus PPKM untuk terus mengingatkan warga di lingkungan masing-masing dalam menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Sebagai langkah mencegah penularan Covid-19.

“Semua tergantung kita kapan Covid-19 ini akan berakhir. Virus ini adalah virus yang menular dan penularan inilah menjadi tugas pengurus PPKM untuk mencegahnya. Kalau semua kita disiplin menerapkan protokol kesehatan, maka akan selesai,” paparnya.(*/red)