WNA asal India saat diamankan Ditpolair di Pelabuhan Batuampar. Foto ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Sebanyak 12 Warga Negara Asing (WNA) asal Negara India diamankan jajaran Dipolair Polda Kepri di Pelabuhan Batuampar, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (30/7).

Dirpolair Polda Kepri, Kombes Gieuseppe Reinhard Gultom, Senin (2/8), mengatakan, peristiwa itu berawal pada Jumat, 30 Juli 2021 pukul 17.27 WIB. Saat itu Tim Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri melaksanakan mapping, monitoring, mobile dan hunting di Perairan Batu Ampar, terkait informasi adanya 12 WNA India yang merupakan ABK Kapal MT Ocean Neptune masuk ke Pelabuhan Macobar, Batu Ampar, Batam, Kepri, yang tidak sesuai ketentuan karantina kesehatan.

“Mereka tidak dapat menunjukkan dokumen terkait karantina kesehatan,” ujar Gultom.

Saat diperiksa, mereka beralasan akan menuju Hotel Haris Batam Centre, karena perusahaan kapal MT Ocean Neptune bangkrut dan ABK Kapal MT Ocean Neptune akan pulang ke negara asal India, serta sudah tidak bekerja lagi di Kapal MT Ocean Neptune.

Usai mengamankan, Tim Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri melakukan interogasi dan mengidentifikasi WNA tersebut. Usai melakukan pemeriksaan, jajaran Ditpolait Polda Kepri berkoordinasi dengan instansi Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) terkait pelaksanaan swab PCR Covid-19 terhadap belasan WNA India tersebut.

Ditpolair Polda Kepri juga melaksanakan kordinasi dengan Kantor Imigrasi kelas I khusus Batam untuk pemeriksaan dokumen keimgrasian.

“Berdasarkan hasil tes PCR tanggal 1 agustus 2021, 12 WNA India dinyatakan negatif. Sekarang ke 12 WNA sudah dibawa ke salah satu hotel di Batam untuk menjalani karantina kesehatan,” tutupnya.(*/red)