Kantor pelayanan Samsat di Batam Centre. Foto: ist

KEPRI (BATAMLAGI.COM) – Petugas sembuh dari Covid-19. Pelayanan di sejumlah Samsat se-Kepri kembali normal, setelah sempat terganggu selama 3 pekan.

“Tiga pekan lalu pelayanan Samsat Tanjunguban dan Samsat Kijang di Kabupaten Bintan sempat terganggu lantaran sejumlah petugas pelayanan terinfeksi Covid-19,” ujar Reni Yusneli, Kepala Badan Pengelolaan Pajak Retribusi Daerah (BP2RD) Kepri di Tanjungpinang, Kamis (29/7).

Dikatakannya, petugas lainnya yang kontak erat dengan petugas yang terinfeksi Covid-19 juga harus menjalani tes usap dengan metode PCR, dan melakukan isolasi mandiri.

Lanjut Reni Yusneli, di Samsat Batam Centre, juga sejumlah petugas pelayanan juga terinfeksi Covid-19, namun sekarang sudah sembuh sehingga pelayanan tetap berjalan normal.

Di Samsat Kota Tanjungpinang, sejumlah petugas juga menjalani karantina mandiri karena kontak erat dengan pasien Covid-19.

“Paling banyak petugas pelayanan yang terinfeksi Covid-19 adalah polisi. Alhamdulillah seluruhnya sudah sehat, dan kembali bekerja,” ucapnya.

Ia mengemukakan, BP2RD Kepri menerapkan protokol kesehatan secara ketat di seluruh unit pelayanan. Penggunaan masker, penyediaan sarana air bersih dan sabun, cairan pembersih tangan, dan jaga jarak dilaksanakan secara ketat.

Petugas pelayanan tidak akan melayani warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan karena potensial membahayakan orang-orang di sekitarnya.

Pelayanan melalui pemanfaatan aplikasi seperti E-Samsat Kepri dan fasilitas perbankan juga diterapkan untuk mencegah interaksi petugas dengan wajib pajak.

“Kita sudah ikhtiar, berusaha keras melindungi wajib pajak dan petugas dari Covid-19, namun tetap saja ada sejumlah petugas pelayanan yang terinfeksi Covid-19,” ujarnya.

Reni mengimbau warga yang akan membayar pajak kendaraan agar selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Petugas kami juga wajib melaksanakan tugas dengan menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.(dki/ask)