Walikota Batam, Muhammad Rudi saat penyerahan bantuan beras kepada warga. Foto: humas

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Bantuan beras di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial Tunai dan KPM Program Keluarga Harapan (PKH) mulai disalurkan. Kota Batam ada sekitar 37.109 kepala keluarga (KK) yang menerima bantuan tersebut.

“Dengan bantuan beras ini diharapkan dapat sedikit mengurangi beban masyarakat. Terlebih lagi saat ini tengah diterapkan PPKM Darurat di Kota Batam,” ujar Muhammad Rudi, Walikota Batam saat penyerahan bantuan beras, Senin (19/7).

Diakui Rudi bahwa bantuan beras PPKM dari pemerintah pusat jumlahnya terbatas, karena hanya 37.109 kepala keluarga. Artinya kata dia tidak semua warga mendapatkan bantuan tersebut.

“Tapi, yang belum dapat harap bersabar. Saya bersama Forkopimda Kota Batam masih berusaha bagaimana yang belum dapat ini juga bisa dapat bantuan,” kata Rudi.

Dalam kesempatan itu, Rudi juga menyampaikan alasan pemerintah menerapkan PPKM Darurat di Kota Batam. Kemudian juga melakukan pengetatan di jalan atau tempat-tempat kegiatan usaha.

Semua itu dilakukan tidak lain tujuannya adalah agar penyebaran kasus Covid-19 di Batam dapat segera menurun. Pasalnya saat ini penambahan kasus positif Covid-19 tergolong masing sangat tinggi.

“Kemarin sempat 500 orang satu hari, artinya masih terus terjadi peningkatan,” katanya.

Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina mengajak masyarakat untuk selalu menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Pasalnya, salah satu cara terbaik untuk mencegah penyebaran Covid-19 adalah dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Kepada ibu-ibu yang hadir di sini, mari jaga selalu kesehatan keluarganya. Ingatkan selalu suami dan anak-anaknya untuk menjalankan protokol kesehatan,” katanya.(*/red)