Mendiang Nopiladi (kiri depan) duduk berdampingan dengan Ketua Bawaslu Batam Syeilendra Reza IR dalam salah satu kegiatan Bawaslu. Foto BatamLagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Duka datang dari keluarga besar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam, salah seorang komisionernya, Nopialdi meninggal dunia, Kamis (15/7) pagi.

Nopialdi menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit BP Batam, Sekupang. Sebelumnya, pria yang tinggal di Tiban Housing, Kelurahan Tiban Baru ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah.

Ketua Bawaslu Kota Batam, Syeilendra Reza Irwansyah Rezeki, yang dihubungi wartawan, Kamis, membenarkan meninggalnya salah seorang anggotanya yang bertugas sebagai Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga.

Kata Reza, saat ini ia sedang berada di rumah sakit guna membantu mengurus administrasi. “Iya, sekarang saya di RSBP,” ujarnya.

Seperti diketahui, sekitar dua pekan Nopialdi dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUD-EF) dengan dugaan terpapar Covid-19. Lalu beberapa hari ini dirujuk ke RSBP Batam di Sekupang.

Sebelumnya juga beredar pesan berantai di grup WhatsApp yang mengabarkan, jika Nopialdi membutuhkan donor plasma konvalesen.

”Dibutuhkan donor plasma konvalesen untuk pasien bernama Nopialdi yang saat ini sedang dirawat di RSUD Embung Fatimah,” tulis pesan berantai itu.

Sejumlah alumni Panwascam juga turut berbelasungkawa dengan wafatnya komisioner yang terkenal baik dan murah senyum tersebut.

“Innalillahi wainnailaihi rojiuun. Ya Allah berikanlah Rahmat Mu kepada saudara ku, bpk Nopialdi dan tempat kan dia di surga-Mu ya Allah Amin Amin YRA,” tulis salah seorang mantan panwascam. Informasi terakhir diperoleh, jenazah sudah dimakamkan di Seitemiang.(*/red)