Jasad Made Arnawa saat ditemukan tergelatak di Pasar Sagulung, Kelurahan Sagulung Kota, Sabtu (10/7) siang,. Foto ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Jasad pria bernama Made Arnawa yang ditemukan tergeletak di Pasar Sagulung, Kelurahan Sagulung Kota, Sabtu (10/7) siang, meninggal karena serangan jantung.

Saat ditemukan, pria kelahiran Singaraja 1/6/1967 itu mengenakan kaus coklat, celana jins dan sepatu warna hitam, serta tas sandang hitam.

Informasi adanya mayat tergeletak di jalan beraspal yang tengah diguyur hujan itu sampai ke pihak kepolisian. Jajaran Polsek Sagulung segera mendatangi lokasi kejadian.

“Begitu mengetahui informasi, kami langsung ke lokasi,” ujar Iptu Muharka, Kanit Reskrim Polsek Sagulung kepada wartawab, Minggu (11/7) siang.

Dikatakan Muharka, pihaknya juga langsung menghubungi tim gugus tugas Covid-19.

“Berhubung saat ini masih dalam pandemi Covid-19, kami juga kerja sama dengan tim gugus tugas covid-19,” ungkapnya.

Dengan dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) dan baju hazmat, petugas mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUD-EF).

Dari keterangan tim medis yang diterima kepada jajarannya, bahwa korban meninggal karena sakit.

“Kata dokter yang menangani, korban meninggal karena serangan jantung,” papar Muharka.

Muharka juga menjelaskan, korban sudah terlebih dahulu menjalani tes Covid-19. Dan dokter yang menanganinya mengatakan, bahwa hasilnya negatif, sehingga jenazah korban sudah boleh dibawa ke rumah duka.

“Kami sudah melakukan prosedur, jenazah korban kami serahkan kepada keluarganya untuk disemayamkan,” tegasnya.(*/red)