Walikota Tanjungpinang, Rahma. Foto istimewa

PINANG (BATAMLAGI.COM) – Pedagang pasar menyambut positif saat Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Tanjungpinang kembali melaksanakan Rapid Test Antigen (Swab Antigen) massal kepada pedagang Pasar Baru I Kota Lama, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (7/7).

“Saya mendukung sekali. Rapid Test Antigen ini bisa bagus sekali, supaya warga sehat selalu. Kita semua sehat,” kata Meizar (58), salah seorang pedagang ayam potong di pasar baru.

Meizar mengaku mendukung kegiatan Rapid Test Antigen bagi para pedagang. Karena hal ini membantu warga supaya sehat selalu.

Setelah mengetahui hasil tes negatif, Meizar mengaku senang dan lebih percaya diri. Menurutnya, dengan dilakukannya tes ini, ia bisa mengetahui bahwa dirinya sehat.

“Alhamdulillah hasilnya negatif. Jadi, saya tidak perlu ragu dan cemas lagi. Kita perlu tahu kalau kita itu sehat loh, karena sehat itu mahal,” ucapnya.

Meizar berpesan agar kawan-kawan pedagang lainnya untuk ikut menjalani rapid test antigen.

“Jangan takut, Karena, kita bisa mengetahui bahwa kita itu sehat apa tidak,” tambah dia.

Hal yang sama juga diakui Sugeng (63), seorang pemilik kedai kopi. Ia mengatakan, dengan adanya kegiatan rapid tes antigen ini sangat membantu, khususnya bagi para pedagang, supaya tidak tertular Covid-19.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pemko, TNI-Polri yang sudah mengadakan rapid tes antigen ini. Ini salah satu cara agar kami bisa mencegah menularkan Covid-19”, ucapnya.

Ia pun meminta kepada pedagang lainnya, jangalah takut, karena ini demi untuk kesehatan kita bersama.

“Ikutilah program ini untuk kesuksesan dan kelancaran kita bersama,” imbau Sugeng.

Sementara itu, Walikota Tanjungpinang, Rahma, mengatakan, pihaknya melaksanakan rapid tes antigen kepada 132 pedagang. Hasilnya, ditemukan 5 orang positif rapid dan langsung menjalani isolasi.

“Sebelumnya sudah kita sampaikan surat pemberitahuan akan dilaksanakan rapid tes dan vaksinasi di pasar baru. Dari 350 pedagang, yang bersedia di rapid tes 132 orang,” ujar Rahma.

Ia mengaku bersyukur kegiatan rapid tes antigen ini disambut baik oleh para pedagang Pasar Baru I. Mereka merasa senang bisa menjalani test, sehingga tidak ada lagi saling mencurigai.

“Tadi, mereka minta kegiatan ini tetap dipertahankan dan ada masa-masa rapid tes kembali,” tambah Rahma.

Dari pengakuan para pedagang, kata Rahma, mereka merasa sedih karena turunnya kunjungan orang ke pasar baru dikarenakan adanya kekhawatiran.

Rahma pun mengimbau agar masyarakat tidak perlu cemas berbelanja di pasar baru I, karena sudah 132 pedagang sudah menjalani rapid tes antigen.

“Silakan belanja ke pasar baru. Alhamdulillah, pedagangnya sudah di-rapid. Jadi, ini jaminan untuk tidak was-was. Tentu, tetap menerapkan protokol kesehatan,” imbau walikota.

Melihat respon yang baik dari para pedagang, Wakil Wali Kota, Endang Abdullah mengapresiasi semangat mereka yang telah mengikuti rapid tes antigen ini. Ia pun meminta agar para pedagang yang berhubungan langsung dengan pembeli agar menjaga dulu kesehatannya.

“Alhamdulillah respon pedagang sangat baik. Prinsipnya, jangan takut untuk dirapid test. Karena itu bisa mengontrol kita sakit apa tidak, sehingga sakit kita itu tidak menularkan ke lainnya,” pungkasnya.(*/dki)