Ilustrasi proses vaksinasi.

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Vaksinasi kepada anak 12-17 tahun mulai dilakukan di Batam pada Minggu (4/7), setelah mendapat rekomendasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Pelaksanaan vaksinasi bagi para pelajar tersebut ditinjau Walikota Batam, Muhammad Rudi, dan Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina Rudi. Seperti di SMA Negeri 1 Batam di Sekupang. Di sekolah ini ada 1.072 pelajar yang divaksin.

Di SMP Negeri 25 Batam sebanyak 1.227 pelajar yang divaksin. Di SMA Negeri 5 Batam sebanyak 1.437 pelajar. Di SMP Negeri 27 Batam sebanyak 1.345 pelajar.

Di SMA Negeri 3 Batam sebanyak 1.332 pelajar divaksin. Dan di SMP Negeri 4 Batam sebanyak 1.141 pelajar.

Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, menegaskan vaksinasi khusus anak 12-17 tahun tersebut memakai vaksin Sinovac, sesuai dengan rekomendasi BPOM. Ia berpesan meski sudah divaksin harus mematuhi protokol kesehatan.

“Setelah divaksin, tetap menerapkan protokol kesehatan. Vaksin ini bukan obat, melainkan untuk membentuk imun tubuh kita agar kuat melawan Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, pihaknya menargetkan vaksinasi kepada anak-anak akan selesai dalam waktu 10 hari. Total sasaran vaksinasi anak-anak di Batam sebanyak 118.371 orang. Dengan catatan stok vaksin tetap tersedia.

Ia juga menegaskan, optimis target vaksinasi untuk seluruh masyarakat hingga 16 Agustus mendatang sudah mencapai 70 persen.

“Saat ini sudah 56 persen, tapi ini akan berubah karena ada tambahan sasaran dari anak 12-17 tahun yang sudah kita mulai vaksin,” paparnya.(*/red)