Foto:  Healthy Food House

TELUR adalah salah satu sumber protein, vitamin, dan mineral terbaik yang dapat kita konsumsi. Dan telur memiliki kredensial kesehatan yang mengesankan. Mengadung tinggi vitamin A, folat, fosfor, vitamin B5, B12, B2, selenium, vitamin D, vitamin E, vitamin K, vitamin B6, kalsium, dan seng.

Namun, tahukah Anda untuk membedakan antara telur ayam yang sehat dan alami, dan yang tidak sehat? Untuk mengetahuinya, Anda cukup melihat dari warna kuning telurnya, berikut tipsnya dikutip dari Healthy Food House:

1. Kuning Telur berwarna Oranye Gelap

Jika telur memiliki kuning oranye gelap, itu sangat sehat. Biasanya berasal dari peternakan ayam yang dipelihara di padang rumput. Sehingga hidup dalam kondisi yang baik, bebas berkeliaran di tanah, mendapatkan akses ke tanaman hijau, dan mengonsumsi makanan yang seimbang, kaya akan serangga, kutu, laba-laba, jangkrik, dan belalang.

Menurut sebuah penelitian Penn State, telur dari ayam yang digembalakan menawarkan manfaat nutrisi yang lebih besar, karena lebih kaya akan Vitamin A, E, dan asam lemak yang bermanfaat daripada ayam kandang yang dibesarkan di lingkungan pabrik.

2. Kuning Telur berwarna Kuning

Telur-telur ini biasanya berasal dari pabrik telur komersial, dan ayam-ayam ini tidak memiliki akses bebas ke alam bebas sama sekali. Pakannya hanya biji-bijian, dan telur telah menetas dari inkubator yang memiliki pencahayaan buatan. Serta hanya berkeliaran di sekitar gudang yang remang-remang atau gelap tanpa jendela.

3. Kuning Telur berwarna Oranye Muda

Telur seperti ini berasal dari ayam yang hidup di peternakan ayam besar, makanannya lokal terutama dari biji-bijian. Semakin lama ayam di peternakan, semakin rendah kualitasnya.

Telur pada gambar pertama adalah yang paling sehat. Telur dari ayam peternakan lokal segar dan sangat tinggi nutrisi. Tentu rasanya jauh lebih enak.

Namun, untuk mendapatkan telur yang berkualitas, saat ini cukup sulit ditemukan. Karena tidak ada label pada telur atau kemasan yang dijual di pasaran.(*/red)