Ruangan loket di Samsat Kepulauan Riau. Foto istimewa

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri bersama jajaran Samsat Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan pemutihan denda pajak kendaraan bermotor (Ranmor) mulai 1 Juli hingga 30 September 2021.

“Kebijakan ini disesuaikan dengan Peraturan Gubernur Kepri Nomor 27 Tahun 2021 tentang penghapusan sanksi administrasi dan keringanan pokok pajak kendaraan bermotor, serta pembebasan bea balik nama kendaraan bermotor kedua yang dikeluarkan pada tanggal 7 Juni 2021,” ujar Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt, Kamis (24/6).

Dikatakan Harry, jenis biaya yang diringankan untuk masyarakat yaitu penghapusan sanksi administrasi, keringanan pokok tunggakan pajak kendaraan bermotor, dan pembebasan bea Balik nama kedua.

“Penghapusan sanksi administrasi dan keringanan pokok pajak kendaraan bermotor serta pembebasan bea balik nama kendaraan bermotor kedua ini dimulai tanggal 1 Juli 2021 yaitu bertepatan dengan Hari Bhayangkara ke-75,” kata Harry.

Diharapkan, dengan adanya penghapusan sanksi administrasi, keringanan pokok tunggakan pajak kendaraan bermotor, dan pembebasan bea balik nama kedua tersebut dapat membantu meringankan masyarakat di masa pandemi Covid-19, dan juga dapat mendongkrak pendapatan pajak Provinsi Kepri.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Provinsi Kepri, ayo segera membayar pajak demi pemulihan ekonomi dan pendapatan asli daerah Provinsi Kepri,” pungkasnya.(*/red)