OKRA atau kacang bindi adalah buah yang sangat bermanfaat, dan serbaguna yang menawarkan banyak manfaat kesehatan dan dapat digunakan dengan berbagai cara di dapur.

Dilansir Healthy Food House, Okra (Abelmoschus esculentus, atau Hibiscus esculentus) adalah tanaman berbunga yang termasuk dalam keluarga mallow (Malvaceae) dan menghasilkan bunga kuning besar dan polong berukuran 4-10 inci. Selain di Indonesia, tanaman ini tumbuh di iklim hangat di Amerika Selatan, Timur Tengah, dan di Amerika Serikat bagian selatan.

Secara teknis ini adalah buah, tetapi dimakan sebagai sayuran karena rasanya yang agak gurih, dan juga dikenal bernama bindi, bendakaya, bamia atau gumbo. Saat direbus, menjadi kental, sehingga sering ditambahkan ke sup, kaldu, dan semur. Bisa juga diasinkan, digoreng, atau ditumis.

Buah ini adalah sumber yang kaya mineral dan vitamin, serta serat. Secangkir okra menyediakan sekitar 40% kebutuhan vitamin C harian yang direkomendasikan, yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh, vitamin K dalam jumlah tinggi yang meningkatkan kesehatan tulang dan meningkatkan pembekuan darah, vitamin A, yang meningkatkan penglihatan dan mencegah kerusakan akibat radikal bebas, serta magnesium, kalium, kalsium, zat besi, seng, dan folat.

Magnesium mengatur tekanan darah dan kadar gula darah, kalium dan kalsium meningkatkan kesehatan tulang dan fungsi otot, dan folat sangat penting selama kehamilan, dan meningkatkan fungsi otak dan mencegah anemia.

Zat besi memastikan kesehatan darah, seng melindungi DNA dan memperkuat sistem kekebalan tubuh, sementara serat makanan meningkatkan pencernaan, dan berbagai antioksidan menghilangkan radikal bebas.

Berikut adalah beberapa manfaat okra untuk kesehatan:

– Mencegah lonjakan gula darah setelah makan dan mengurangi kadar glukosa darah.

– Melindungi hati dari kerusakan dan mencegah penyakit hati.

– Secara alami meningkatkan tingkat energi dan mengobati kelelahan

– Mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati, dan mengobati kecemasan dan depresi

– Memiliki sifat anti-kanker yang ampuh dan mengurangi ukuran tumor, terutama sel kanker kulit dan payudara

– Mengurangi penyerapan glukosa, menurunkan kadar gula darah, dan bermanfaat dalam pengobatan diabetes tipe 2.

– Jumlah serat makanan yang tinggi membuat Anda kenyang dan membantu penurunan berat badan

– Tidak mengandung lemak tetapi kaya akan senyawa yang menurunkan kadar kolesterol “jahat”

– Menghasilkan cairan agar-agar yang mengobati gastritis, tukak lambung, dan sakit perut

– Meningkatkan kemampuan kognitif dan mencegah penyakit seperti penyakit Alzheimer dan penyakit saraf degeneratif lainnya

– Mengobati gejala asma dan kondisi pernapasan lainnya serta membersihkan paru-paru

– Umumnya aman untuk dikonsumsi. Namun, perhatikan bahwa okra dapat berinteraksi dengan beberapa obat diabetes, dan harus dihindari jika seseorang menderita masalah pencernaan, batu ginjal, trombosis vena, dan pembekuan darah.

Selalu beli okra yang hijau terang, dan hindari yang memiliki bintik-bintik gelap dan luka. Buah ini juga bisa disimpan dalam kantong kertas cokelat di lemari es tidak lebih dari 2-3 hari.(*)