Warga saat antri pelayanan pengujian GeNose C-19 di Kepri. Foto ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meminta kepada penyelenggara pelayanan pengujian GeNose C-19 di Provinsi Kepulauan Riau, untuk menyesuaikan tarif GeNose, dari Rp 40 ribu menjadi Rp 30 ribu.

“Hal tersebut Guna memberikan pemerataan dan optimallisasi pelayanan, serta meringankan beban masyarakat khususnya di masa pandemi,” ujar Gubernur dalam suratnya, Senin (24/5) lalu.

Karena itu diharapkan kepada PT. Kimia Farma Diagnostika salah satu penyelenggara pelayanan GeNose dapat melakukan penyeragaman.

“Saat ini biaya GeNose di Kepri Rp 40 ribu menjadi Rp 30 ribu, sama dengan biaya GeNose pada stasiun-stasiun kereta api di Jakarta,” paparnya.

Hal itu ditanggapi langsung oleh pihak Kimia Farma Diagnostika. Dalam suratnya, Selasa (8/6) lalu, Kimia Farma Diagnostika menyetujui penyesuaian tarif pengujian GeNose di Kepri seharga Rp 30 ribu.

Berdasarkan Surat No. 485/SET-STC19N12021 tanggal 24 Mei 2021 tentang Penyesuaian Tarif Pengujian GeNose C-19, pihak Kimia Farma menyetujui penyesuaian tarif tersebut.

“Pada prinsipnya kami setuju terkait penyeragaman biaya pengujian GeNose C-19 khususnya di Provinsi Kepulauan Riau yang semula Rp 40 ribu menjadi Rp 30 ribu, atau sama dengan tarif pengujian GeNose C-19 pada Stasiun Kereta Api di Jakarta,” ujar Plt Direktur Kimia Farma Diagnostika, Abdul Aziz.(*/red)