Penjambret berinisial F dan TH dibekuk jajaran Polsek Sekupang. Foto ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Dua penjambret berinisial F dan TH dibekuk jajaran Polsek Sekupang. Salah satu alap-alap jalanan ini merupakan residvis. Keduanya dibekuk di rumahnya di kawasan Barelang.

“Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya diponogoro, depan kuburan Seitemiang, Sabtu (29/5) sekira pukul 19.30 WIB,” ujar Wakapolsek Sekupang, AKP Trimanta didampingi Kanit Reskrim Iptu Buhedi Sinaga, Kasi Humas Iptu Tigor Sidabariba di Halaman Mapolsek Sekupang, Senin (7/6).

Kronologinya, malam itu korban berinisial GP naik motor berboncengan dengan istrinya, hendak ke rumah saudaranya di Tiban.

Sesampainya tempat kejadian perkara (TKP), datang satu motor yang dikendarai 2 pelaku yang memepet motor korban. Pelaku mengambil 1 tas korban berisi 1 HP merk OPPO, dan beberapa surat berharga itu dengan cara memotong dengan pisau. Korban dan pelaku sempat bersenggolan sehingga terjatuh.

Peristiwa itu mengundang perhatian pemakai jalan. Pelaku sempat dikejar warga, namun berhasil melarikan diri.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 3 juta. Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sekupang.

Menerima laporan korban, dengan gerak cepat Unit Reskrim Polsek Sekupang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Buhedi Sinaga melakukan penyelidikan di lapangan.

Pada Sabtu (6/6), Unit Reskrim mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku F yang saat itu sedang di rumahnya di Pulau Akar, Barelang. Tim langsung menuju ke rumah pelaku, dan membekuk F tanpa perlawanan.

Setelah diintrogasi, F mengaku beraksi bersama pelaku TH yang saat itu sedang berada di rumahnya, tempat wisata Dendang Melayu. Tim berhasil juga mengamankan TH.

Dari kasus tersebut, diamankan barang bukti 1 tas sandang merah jambu, 1 dompet warna merah jambu, 1 Hp merk Oppo warna putih, 5 kartu BPJS, 1 motor merk Yamaha Mio J warna hitam, serta sebilah pisau.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Yos Guntur SIK, membenarkan adanya dugaan tindak pidana curas atau jambret tersebut. Saat ini kedua pelaku telah diamankan oleh Reskrim Polsek Sekupang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 365 ayat (1), ayat (2) sub 1e dan 2e KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” tegas Kapolresta.(*/red)