Baharkam Mabes Polri saat mengekspos kasus illegal fishing di perairan Natuna. Foto ist 

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Lagi, Dirpolair Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Mabes Polri mengamankan kapal ikan asing (KIA) yang mencuri ikan di wilayah perairan Natuna Utara.

Dirpolair Baharkam Mabes Polri Muhamad Yasin Kosasih, Selasa (8/6), mengatakan, dua kapal asing berbendera Vietnam yang melakukan aktifitas tangkap ikan secara ilegal di wilayah Natuna, pada hari Jumat lalu.

“Kapal patroli KP. Bisma – 8001 Korpolairud Baharkam Polri berhasil mengamankan dua kapal asing berbendera Vietnam,” ungkap Yasin.

Dikatakan Yasin, modus kapal yang umumnya berbendera Vietnam itu masuk ke perairan Natuna pada malam hari, dan baru keluar subuh untuk menghindari patroli petugas.

“Rata-rata modus yang dilakukan oleh pencuri ikan di Indonesia, mereka pergi jelang matahari terbit agar tak tercium oleh petugas,” ujar Yasin.

Lanjut Yasin, saat digeledah, terdapat barang bukti ikan sebanyak 500 kilogram dan alat tangkap jaring trol.

Dari keterangan para pelaku, bahwa aksi tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun lamanya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 92 juncto Pasal 26 Ayat (1) Bagian Keempat Penyederhanaan Perizinan Berusaha UU RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja juncto Pasal 5 Ayat (1) huruf b Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan

Dijelaskan, dari penangkapan tersebut pihaknya berhasil menyelamatkan kekayaan laut aset negara dari peredaran ilegal fishing sebanyak 540 ton per tahun.

“Cara mereka beraksi dengan mendatangi kapal yang terlebih dahulu mencuri ikan dan disimpan di tempat kapal penampung yang mana kegiatan tersebut telah berjalan bertahun-tahun,” tutupnya.(*/mrd)