Infografis konfirmasi positif Covid-19 berdasarkan tempat perawatan, Jumat (4/6).

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Lagi, ratusan warga Batam terpapar Covid-19. Dari data Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Jumat (4/6), ada 180 warga Batam kena Covid-19. Pasien sembuh 190 orang dan 2 meninggal.

Berdasarkan data harian Covid-19 yang dimotori Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, pada Jumat, 180 warga yang terpapar Covid-19 terdiri dari 128 orang terkonfirmasi bergejala, 46 orang tanpa gejala, 6 konfirmasi perjalanan impor, konfirmasi kontak 2 orang.

Total pasien positif Covid-19 sebanyak 9.773 orang, sembuh 8.428 atau tingkat kesembuhan 86, 238 %, sedang dalam perawatan 1.129 pasien atau tingkat kasus aktif 11,552 %, dan meninggal 216 (bertambah 2 orang) atau tingkat kematian 2,210 %.

Sementara sejumlah kasus per kecamatan di Kota Batam jumlahnya cenderung meningkat dan masih 10 kecamatan berada di zona merah, yakni;

Di urutan pertama, Kecamatan Batamkota berada dengan 216 (warga positif Covid-19 masih dalam perawatan).

Kedua, Kecamatan Sekupang masih berada dengan 209 (warga positif Covid-19 masih dalam perawatan). Dengan rincian 5 dari 7 kelurahan berada di zona merah yakni; Kelurahan Tanjungriau, Seiharapan, Patam Lestari, Tiban Indah dan Tiban Baru. Tiban Lama merah muda dan Tanjungpinggir kuning.

Ketiga, Kecamatan Batuaji (180 warga positif Covid-19), dan seterusnya ada Kecamatan Sagulung (158 warga positif Covid-19), Kecamatan Nongsa (117 warga positif Covid-19), Kecamatan Lubukbaja (69 warga positif Covid-19), Kecamatan Bengkong (58 warga positif Covid-19), Kecamatan Batuampar (48 warga positif Covid-19), Kecamatan Seibeduk (41 warga positif Covid-19), Kecamatan Belakangpadang (30 warga positif Covid-19).

Zona kuning Kecamatan Bulang (2 warga positif Covid-19), dan Galang (1 warga positif Covid-19).

Sementaran itu, dari grafik temuan kasus positif Covid-19 bulanan terus meningkat sejak April sebanyak 1.103 kasus, lalu pada bulan Mei sebanyak 1.988 kasus, Juni 528 kasus. Bulan Februari dan Maret 2021 sempat melandai dengan kasus 256 dan 273.(*/mrd)