Petugas bersama Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf saat mengevakuasi jenazah Muklis. Foto BatamLagi.com/ist   

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Tak kunjung pulang, Muklis, guru honorer di SMKN 5 Sagulung ditemukan tewas gantung diri di tempatnya mengajarnya pada Sabtu (22/5) pagi. Peristiwa ini membuat keluarga dan anaknya korban sedih.

Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf, Minggu (23/5) mengatakan, karena bapaknya itu tak pulang sejak semalam, akhirnya sang anak mendatangi sekolahan pada Sabtu pagi.

“Esok harinya, Sabtu pagi, anak korban memutuskan pergi ke SMKN 5 mencari ayahnya,” ujar Yusuf.

Sebelumnya, pada Jumat (21/5) sekitar 18.30 WIB, Muklis pergi ke SMKN 5. Di sana berjumpa dengan seorang rekannya bernama Yasir. Karena masih dalam suasana lebaran, keduanya saling bermaafan. Lalu pria berumur 40 tahun itu masuk ke tempat kerjanya.

Namun, hingga larut malam, warga Perumnas Baru, Kecamatan Sagulung itu tak kunjung pulang. Hal ini membuat keluarganya khawatir. Berkali-kali ditelpon juga tidak diangkat.

Maka, Sabtu pagi, sang anak mendatangi SMKN 5, untuk mencari sang ayah. Tapi saat anak korban tiba di sekolah, pintu ruangan kerja Muklis di workshop SMKN 5 terkunci dari dalam.

Hal ini pun semakin membuat keluarga korban khawatir. Lalu, bersama kepala sekolah dan guru lainnya, pintu ruang tersebut dibuka.

“Begitu pintu terbuka, anak korban dan kepala sekolah menemukan Muklis sudah tergantung di dinding ruangan workshop,” ujar kapolsek.

Selanjutnya, jenazah dievakuasi petugas lengkap memakai alat pelindung diri (APD), Inafis Polresta Barelang dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri Batam untuk menjalani visum et repertum (VER).

Keterangan yang diperoleh polisi dari istri korban, sebelum meninggal Muklis sering mengeluh karena usaha yang ditekuninya tidak berjalan lancar.

Muklis juga sering pusing karena pengiriman bahan percetakan susah datang dari Bandung, bahkan setiap pengiriman pasti bahannya selalu berkurang.

“Selain itu, pihak sekolah mendesak dan terus nelpon-nelpon korban. Bahkan akhir-akhir ini, kondisi kesehatan Muklis agak ngedrop, tapi korban tidak ada mengalami riwayat penyakit,” pungkasnya.(*/red)