Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Foto BatamLagi.com/ist

KEPRI (BATAMLAGI.COM) – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meniadakan mudik lokal antar kabupaten/ kota di Provinsi Kepri. Hal ini sebagai upaya pengendalian penyebaran Covid-19.

“Kebijakan ini kami lakukan saat rapat bersama Forkopimda. Jadi mudik lokal juga dilarang,” ujarnya, Selasa (4/5).

Dikatakan Ansar, kebijakan larangan mudik itu mulai berlaku tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Penerapan larangan mudik lokal itu sejalan dengan larangan mudik pemerintah pusat.

Ansar menyampaikan, menerapkan larangan mudik lokal, terdapat sejumlah pengecualian yaitu; Pengecualian mulai dari keperluan mendesak untuk kepentingan bekerja/ perjalanan dinas, keperluan pengobatan, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi satu orang anggota keluarga, dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang. Lalu, untuk keperluan bisnis/ berdagang.

Dijelaskan, pengecualian tersebut harus dibuktikan dengan surat keterangan dari kelurahan atau masyarakat seperti RT dan RW.

Tidak hanya dengan surat itu, pemberlakukan Rapid Test Antigen, dan tes GeNose juga menjadi syarat tambahan yang wajib disampaikan dengan hasil negatif.

“Jadi nanti saat ke pelabuhan menunjukkan surat itu kepada petugas yang bertugas. Tujuannya tidak lain untuk memutus penyebaran covid-19 di Kepri yang naik,” ucapnya.(*/mrd)