Bupati Karimun, Aunur Rafiq. Foto BatamLagi.com/dok

KARIMUN (BATAMLAGI.COM) – Bupati Karimun, Aunur Rafiq terkonfirmasi positif Covid-19. Masyarakat yang merasa kontak erat dengan bupati ataupun keluarganya, agar melapor ke Puskesmas setempat.

Juru Bicara Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun, Rahmadi, Minggu (2/5), membenarkan, jika Bupati Karimun terkonfirmasi positif Covid-19.

“Bupati Karimun terkonfirmasi positif Covid-19 karena kontak erat keluarga,” ucap Rahmadi.

Dikatakan Rahmadi, kasus Bupati Karimun berawal pada Selasa (20/4), ada salah satu anggota keluarga yang demam dan flu. Pada Sabtu (24/4) dilakukan rapid test antigen kepada seluruh anggota keluarga yang hasilnya negatif. Saat itu demam dan flu membaik, namun belum sembuh.

“Pada hari Selasa mulai mengalami Anosmia (penciuman berkurang), maka dilakukan swab PCR, dan pada Kamis (29/4) hasilnya keluar positif,” ungkapnya.

Lalu, pada tanggal 29 April sebagian anggota keluarga langsung dilakukan swab PCR. Dan Jumat (30/4) informasi dari BTKLPP sudah diterima namun belum secara resmi. Dimana beberapa anggota keluarga Bupati Karimun terkonfirmasi positif Covid-19.

Pada tanggal 30 bapak Bupati dan beberapa anggota keluarga yang lain yang belum diswab, tanggal 29 dilakukan swab.

“Hasil resmi dari BTKLPP kami terima tanggal 2 Mei dan hasil beberapa anggota keluarga bapak Bupati positif Covid-19 termasuk bapak Bupati Karimun,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Rahmadi menghimbau kepada masyarakat yang merasa mengalami kontak erat dengan bupati ataupun keluarganya, agar melapor ke Puskesmas setempat.

Adapun kriteria suspect yakni; Kontak tatap muka/berdekatan dengan kasus konfirmasi dalam radius 1 meter dan dalam jangka waktu 15 menit atau lebih. Kemudian sentuhan fisik langsung dengan kasus konfirmasi seperti bersalaman, berpegangan tangan, dan lain-lain.

“Segera lapor jika merasa kontak erat agar bisa dilakukan swab,” pungkasnya.(mrd)