Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam (DKUM) Kota Batam di Sekupang. Foto Batamlagi.com

BATAM, (BaLa) – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Batam menyiapkan tiga lokasi untuk pendaftaran penerima program bantuan bagi pelaku usaha mikro (BPUM) dari Kementerian Koperasi yang akan dimulai Senin (26/4) mendatang.

“Kami buat tiga titik, untuk menghindari kerumunan massa. Kondisi masih pandemi. Baik petugas maupun masyarakat yang daftar harus menerapkan prokes,” ujar Suleman Nababan, Kepala DKUM Kota Batam, Jumat (23/4).

Dijelaskan, lokasi yang disediakan itu yakni, Kantor DKUM Kota Batam di Sekupang, di Panggung Dataran Engku Putri Batamcenter, dan di Gedung PLUT KUKM Kota Batam, Golden Prawn. Pendaftaran dibuka dari Senin-Jumat mulai pukul 08.00-15.00 WIB.

“Ini kabar baik bagi pelaku usaha mikro. Tahun ini kita lanjutkan pendaftaran, dan kita sangat bersyukur salah satu bantuan yang tetap dilanjutkan adalah bantuan untuk pelaku usaha ini,” bebernya.

Lanjutnya, dana bantuan itu sebesar Rp 1,2 juta untuk setiap penerima atau pelaku usaha. Pendaftaran tidak bisa diwakilkan, selain itu untuk formulir pendaftaran disediakan di kantor lurah dan di tempat pendaftaran.

“Contoh formulirnya sudah kami kirim ke lurah, jadi silahkan fotokopi sendiri. Karena anggaran kami terbatas. Lengkapi syarat yang sudah ditentukan, serta membawa KTP dan KK asli saat mendaftar,” paparnya.

Sedangkan persyaratan; Penerima harus WNI, memiliki e-KTP, mempunyai usaha mikro, merupakan usaha produktif dan masih aktif hingga saat ini, tidak sedang menerima kredit usaha rakyat (KUR), bukan anggota TNI/Polri, ASN, BUMN, dan BUMD.

Suleman menargetkan semua pelaku usaha bisa mendapatkan bantuan. Ia berharap puluhan ribu pelaku usaha memanfaatkan peluang ini.

Untuk bantuan kali ini, lajutnya, pemerintah tidak membatasi waktu bagi daerah untuk mendaftarkan pelaku usaha untuk memperoleh bantuan usaha ini. BPUM diberikan kepada para pelaku usaha mikro bertujuan untuk menjalankan usaha di tengah krisis akibat pandemi Covid-19.

Pelaku usaha mikro yang memenuhi kriteria dan diatur dalam PP Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Kemudahan, Perlindungan dan Pemberdayaan KUKM. Bantuan langsung ke rekening penerima BPUM. Nanti untuk penyaluran akan menggunakan bank BUMN dan PT POS Indonesia.

“Bantuan ini diharapkan bisa membuat pelaku mikro bertahan di masa Covid-19,” tutupnya.(*/mrd)