Masyarakat saat terjaring razia prokes belum lama ini diharuskan memakai rompi dan didata petugas. Foto ist

BATAM (BaLa) – Berdasarkan data harian Covid-19, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam kembali mengalami peningkatan. Selasa (22/4) kasus positif Covid-19 sebanyak 6.684. Sebanyak 40 warga terpapar, 19 sembuh.

“Kalau terus-terusan seperti ini, ekonomi kita tidak akan bergerak, kehidupan sosial kita juga akan terganggu ketika Covid-19 semakin menular, penularannya di Kota Batam ini,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Aman, Rabu (21/4).

Aman mengatakan, meningkatkan kasus ini, diperkirakan karena protokol kesehatan mulai diabaikan, dan masyarakat mulai tidak disiplin.

Padahal, untuk menekan penyebarannya, Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 49 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Batam.

Di mana, dalam Perwako tersebut berisi sanksi sosial dan denda ke masyarakat yang abai dalam menerapkan protokol kesehatan.

Katanya, penerapan Perwako nomor 49 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan harus diimplementasikan dengan baik.

Sebab, dengan menjalankan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan sesuai Perwako tersebut, akan berdampak pada kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Seharusnya perwako ini bisa diimplementasikan dengan baik. Mulailah berlakukan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan itu,” tukasnya.

Dalam menjalankan Perwako itu, Pemko Batam bisa memberdayakan seluruh personel Satpol PP dan bekerjasama dengan pihak Polisi/TNI dengan melakukan penyisiran ke seluruh wilayah Kota Batam.

Penyisiran itu dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat Kota Batam telah menjalankan prokes dengan baik. Jangan sampai kasus terus bertambah jika masyarakat masih abaikan prokes.

“Karena ketika ada dispensasi lagi, maka kecenderungan masyarakat kita jadi tidak disiplin. Oleh karena itu, kalau mau eksekusi, kita langsung eksekusi,” pungkasnya.(*/red)