BATAM (BaLa) – Sejumlah wilayah di Batam tak dialiri air bersih. Sejak Rabu (7/4) siang hingga Kamis (8/4) siang, air bersih yang dikelola PT Moya Indonesia itu tak kunjung mengalir ke rumah warga.

Seperti di wilayah Tiban Center, Tiban Kampung, Tiban Ayu, Tiban BTN, Tiban 1, Taman Sari, Taman Sari Hijau, Tiban Mas, Grand Summit, Puri Malaka, GPI Cipta Land, Tiban Dermot, Tiban Makmur, Pondok Pelangi.

Muhammad, warga Perumahan Taman Sari Hijau (Tasahi), Kamis siang mengatakan, hingga saat ini air belum mengalir ke perumahannya. Ia pun tidak tahu apa penyebab sehingga distribusi air ke rumahnya mati.

Ia mengatakan, sejak Rabu (7/4) siang, air sudah tidak mengalir. Katanya, kondisi ini sering terjadi di perumahannya dan dialami warga yang tinggal di lereng bukit yang ada di wilayah RW4.

“Sering air mati di wilayah tempat saya tinggal. Kalo siang jarang hidup, tapi malam hari biasanya selalu mengalir,” ucapnya.

Tapi, saat ini sudah sekitar 24 jam air tidak kunjung mengalir.

Juga dijelaskan, Muhammad, selama ini distribusi air ke rumah yang ada di lereng bukit wilayah RW 4 tidak pernah lancar 24 jam.

“Pada pertengahan bulan November 2020, saat PT Moya Indonesia beroperasi sempat 24 jam air mengalir hingga ke rumah yang ada di pinggiran bukit. Tapi lama kelamaan ke sininya kok tak lagi…,” ketusnya.

Lanjutnya, masalah distribusi air bersih yang tak lancar di wilayah permukiman tersebut, sebenarnya sudah lama terjadi sejak 2004, sejak ia tinggal di perumahan tersebut. Air akan lancar hidup 24 jam bila dikomplain.

“Bisanya begitu, kalo sudah dikomplain warga, air hidup hingga 24 jam mengalir hingga ke rumah yang ada di lereng bukit. Lama-kelamaan juga kembali macet,” ucapnya.

Katanya, warga kerap menunggu untuk mengisi air bersih hingga larut malam. Karena siang harinya air tak mengalir.

“Kami selalu begadang hingga jam satu malam, hanya menunggu air hidup pak. Dan harus mencuci pakaian malam juga,” imbuhnya.

Terpisah, Corporate Communication Manager Moya Indonesia, Astriena Veracia yang dikonfirmasi BatamLagi.com, Kamis (8/4), menyampaikan permohonan maafnya kepada para konsumen, berikut ini;

Permohonan maaf kami sampaikan atas gangguan pelayanan SPAM Batam akibat pekerjaan perbaikan katup air (GV 400) di IPA Sei Ladi, adapun progress pekerjaan tersebut sudah dapat kami selesaikan, namun untuk normalisasi suplai kepada pelanggan membutuhkan waktu beberapa saat ke depan.

SPAM Batam tetap menyiagakan pengiriman mobil tangki yang dapat dikoordinir melalui RT/RW/ Kelurahan setempat dan menyampaikannya melalui Layanan Call Center 24 jam SPAM Batam di 150 155

Potensi area yang terdampak meliputi: Tiban Center, Tiban Kampung, Tiban Ayu, Tiban BTN, Tiban 1, Taman Sari, Taman Sari Hijau, Taban Mas, Grand Summit, Puri Malaka, GPI Cipta Land, Tiban Dermot, Tiban Makmur, Pondok Pelangi, dsk.

“Sekali lagi kami sampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan, terima kasih,” ucap Vera.(*/red)