Tiga tersangka kasus pencabulan mengenakan rompi orange di Polsek Galang, Kota Batam. Foto ist

BATAM (BaLa) – Hasil visum korban pencabulan berinisisial PL (15) di Kampung Sei Raya, Sembulang, Galang, Kota Batam, sudah keluar. Diketahui, ada kerusakan pada selaput dara.

“Kita kemarin minta divisum, hasil visum korbannya bikin saya sedih. Karena korban masih usia sekolah,” ujar AKP Herman Kelly, Kapolsek Galang dalam keterangannya, Senin (22/3).

Atas perbuatannya itu, tiga pelaku dibekuk polisi. Mereka ditangkap di tempat yang berbeda. Akibat perbuatan tiga pelaku dikenakan UU Perlindungan anak dengan ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun.

Ironisnya, antara korban dan para pelaku masih ada hubungan keluarga.

Kasus ini dilaporkan oleh ibu korban ke Polsek Galang.

“Awalnya ada laporan dari orang tuanya, kemudian laporan itu kita tindaklanjuti. Dan akhirnya kita menangkap tiga pelaku,” ungkap Kelly.

Peristiwa ini terbongkar saat seorang anak kecil melihat korban dan pelaku masuk ke dalam kamar rumah pelaku. Mereka merokok di dalam kamar.

Lalu, anak kecil tersebut memberitahu ibu korban. Ibu korban pun langsung menanyakan kepada korban, sesuai dengan penuturan anak tadi. Apakah dia merokok dalam rumah tersebut.

Ternyata benar, selain merokok, ternyata mereka melakukan hubungan layaknya suami istri. Dari sana pelaku juga mengaku sudah berhubungan dengan tiga pria yang berbeda di dalam kamar tersebut.

Perbuatan tak terpuji itu dilakukan, setelah korban mendapat ancaman dari pelaku. Sehingga menuruti permintaan pelaku.

“Awalnya korban ini diancam oleh salah seorang pelaku. Dari chat tersebut dikatakan kalau pelaku punya foto mesum korban dengan orang lain,” sebut Kelly.

Jika korban ingin selamat, dia juga meminta ‘jatah’ yang sama. Yaitu menemani dia tidur. Karena ketakutan, korban akhirnya menyetujui permintaan pelaku. Bahkan pelaku pertama ini sampai ketagihan dan melakukannya sampai 5 kali.

Selanjutnya, pelaku yang lain juga melakukan aksi yang sama. Dengan alasan mempunyai foto telanjang korban dengan seorang pria, akhirnya korban diminta untuk tidur berdua. Begitu juga untuk pelaku ketiga menggunakan siasat yang sama untuk memperdayai korban.

“Jadi tiga pelaku ini sudah melakukan pencabulan selama 16 kali kepada korban,” ungkapnya.(*/red)