Sekolah kedinasan. Foto ist

JAKARTA (BaLa) – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana mengatakan, pihaknya mempersiapkan pelaksanaan pendaftaran Sekolah Kedinasan tahun 2021.

“Proses pendaftaran menggunakan satu portal terintegrasi yakni portal Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN),” ujar Bima di Jakarta, Sabtu.

Dikatakan Bima, selain pendaftaran Sekolah Kedinasan, SSCASN juga digunakan untuk pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dijelaskan, dengan peningkatan fitur SSCASN, peserta seleksi ASN tidak perlu mengunggah sejumlah dokumen, seperti ijazah, Surat Tanda Registrasi (STR), serta Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) pada saat melakukan pendaftaran.

“Portal SSCASN akan terintegrasi dengan data NIK di Dukcapil, data Dapodik Kemendikbud, data STR di Kementerian Kesehatan, dan akses data ijazah dan akreditasi Perguruan Tinggi,” imbuhnya.

Untuk pengumuman pendaftaran Sekolah Kedinasan dimulai 1 April 2021 menyesuaikan status tanggap darurat non-bencana pandemi Covid-19. Dan pendaftaran Sekolah Kedinasan dibuka pada 9 hingga 30 April 2021.

“Untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dilaksanakan pada 3 Mei 2021 (tentatif) menyesuaikan status tanggap darurat pandemi Covid-19,” ujarnya.(jpnn)