Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono. Foto ist

JAKARTA (BaLa) – Satu dari tiga terduga anggota polisi penembak laskar Front Pembela Islam (FPI) berinisial EPZ, meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas pada 3 Januari 2021 di Tangerang Selatan (Tangsel).

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jumat (26/3), mengatakan, EPZ mengalami kecelakaan tunggal.

“Diinformasikan satu terlapor atas nama EPZ itu telah meninggal dunia dikarenakan kasus kecelakaan tunggal motor Scoopy, yaitu terjadi pada 3 Januari 2021 sekitar pukul 23.45 WIB,” ujar

Dijelaskan TKP kecelakaan tunggal tersebut yaitu di jalan Bukit Jaya, Kecamatan Setu Kota, Tangsel.

“Kemudian pada tanggal 4 Januari 2021, sekitar pukul 12.55 WIB, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia,” lanjutnya.

Berdasarkan akte kematian yang ditunjukkan Brigjen Rusdi, polisi yang meninggal itu bernama Elwira Priyadi Zendrato. Dia meninggal 1 hari setelah mengalami kecelakaan tunggal.

Brigjen Rusdi memastikan proses penyidikan masih berjalan. Menurutnya, Bareskrim bakal menyelesaikan kasus dugaan unlawful killing terhadap 4 laskar FPI itu secara profesional.

“Tentunya proses penyidikan masih berjalan dan penyidik Bareskrim Polri akan tuntaskan LP0132 secara profesional, transparan, dan akuntabel,” pungkasnya.(*/red)