RS (40), tersangka kasus penadahan motor curian di Polsek Seibeduk. Foto Batamlagi.com/ist

BATAM (BaLa) – Pria berinsial RS (40), tersangka kasus penadah motor curian dibekuk Unit Reskrim Polsek Seibeduk di Hang Lekir, Batamcentre, Rabu (24/3).

Peristiwa itu bermula pada Kamis (7/1) sekitar pukul 18.00 WIB, korban berinisial F (39) kehilangan motor Honda Vario 125 warna merah di rumahnya, Perumahan Perumnas Kelurahan Duriangkang Kecamatan Seibeduk Kota Batam. Korban pun berusaha mencarinya, namun tak membuahkan hasi.

Lalu, korban melapor ke Polsek Seibeduk. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 16 juta.

Kemudian pada Rabu (24/3) sekitar pukul 16.30 WIB, Unit Opsnal Reskrim Polsek Seibeduk ditelpon korban, usai pulang kerja melihat motornya yang hilang itu dikendarai pria tak dikenal menuju ke arah Mega Legenda, Batam Center.

Informasi itu direspon cepat. Jajaran Unit Opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Seibeduk Ipda Budi Santosa langsung menuju ke lokasi, dan melihat korban sedang mengikuti pengendara motor.

Tak mau buruannya kabur, Unit Opsnal mengejarnya dan memberhentikan pengendara motor itu di Jalan Depan Ruko Hang Lekir, Batamcenter.

Saat diintrogasi, RS mengaku jika motor itu digadaikan oleh Deni kepadanya sejak sebulan lalu di Kampung Aceh, Simpang Dam Muka Kuning.

Selanjutnya, RS diminta menujukkan keberadaan Deni. Namun setelah dicari ke wilayah Dapur 12, Deni (DPO) belum ditemukan keberadaannya.

Kemudian RS beserta motor Honda Vario BP 2901 QF milik korban dibawa ke Polsek Seibeduk guna pengusutan perkara lebih lanjut.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Yos Guntur, SIK melalui Kapolsek Seibeduk, AKP Awal Sya’ban Harahap, SIK membenarkan adanya penangkapan atas pelaku tindak pidana pertolongan jahat tersebut yang dijerat pasal 480 KUHP tersebut.

“Saat ini tersangka sudah diamankan oleh unit Reskrim Polsek Seibeduk untuk penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.(*/srd)