Tersangka dugaan kasus Tipikor, Kasi Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kota Batam berinisial H digiring petugas Kejari Batam. Foto Batamlagi.com/ist

BATAM (BaLa) – Jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam akhirnya menetapkan tersangka kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam.

Kepala Seksi Pidsus Kejari Batam, Hendarsyah Yusuf Permana, kepada wartawan, Rabu (17/3), mengatakan, pihaknya telah menetapkan seorang tersangka kasus Tipikor pengurusan rekomendasi penetapan jenis dan fungsi kendaraan bermotor pada Dishub Kota Batam.

“Penyidik Kejari Batam telah menetapkan tersangka dalam dugaan Tipikor pada Dinas Perhubungan Kota pada hari Rabu 17 Maret 2021,” tegas Hendar.

Tersangka adalah Kasi Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kota Batam berinisial H.

Usai menjalani pemeriksaan, tersangka mengenakan rompi tahanan Kejari Batam berwarna merah, dengan nomor dada 45. Lalu H yang memakai masker digiring petugas ke mobil tahanan.

Dikatakan Hendar, tersangka akan menjalani proses penahanan tahap pertama selama 20 hari.

“Tersangka ditahan selama 20 hari kedepan oleh penyidik Kejari Batam,” paparnya.

Sedangkan status Kepala Dishub Batam Rustam Efendi, hingga saat ini sebagai saksi dari kasus tersebut.

Untuk kerugian negara dalam kasus tersebut, Hendar belum membeberkan. “Nanti saja tunggu persidangan,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kadishub Batam, Rustam Efendi juga pernah diperiksa di Kejari Batam, Selasa (2/3) pagi.

Rustam menjalani pemeriksaan mulai pukul 09.00 WIB. Ia keluar dari Gedung Kejaksaan Negeri Batam sekitar pukul 11.43 WIB setelah menjalani pemeriksaan selama 3 jam.

Rustam berkilah keberadaannya di Kantor Kejari Batam itu hanya memenuhi undangan untuk berkordinasi. Ia menepis diperiksa dalam perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi.

“Hanya untuk koordinasi saja, tidak ada kasus,” ujarnya singkat sambil terus menghindar hingga naik ke mobil Toyota Innovanya.(*/mar)