TS (28), suami tersangka pembunuhan di kantor polisi. Foto Batamlagi.com/ist

BATAM (BaLa) – Pria berinisial TS (28), suami yang membunuh istrinya berinisial AK dibekuk polisi. Kini, pelaku yang sempat mengelak tak mengakui perbuatannya mendekam di Sel Tahanan Polsek Lubukbaja.

Informasinya, peristiwa maut itu terjadi di rumah yang ditempati pasangan suami istri tersebut di Tanjunguma, Kelurahan Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam, Kamis (11/3), sekira pukul 19.30 WIB. Korban juga sedang hamil 6 bulan.

Mulanya, malam itu kakak kandung korban berinisial NB (31) yang sedang yasinan, mendapat kabar dari kakak perempuan pelaku, jika AK sedang berada di RSHB dengan kondisi kritis.

Tak lama kemudian, pelaku menelpon NB, memberitahu jika AK sudah meninggal dunia. Dan jenazahnya sedang berada di rumah sakit.

Mendengar kabar mengejutkan itu, NB langsung pergi ke ruangan UGD bersama suaminya untuk melihat keadaan jenazah korban.

NB melihat sang adik dengan kondisi luka di leher yang sudah diperban dengan banyak darah di perban.

Kemudian NB bertanya kepada pelaku, “AK kenapa ?” Lalu dijawab pelaku, “Tadi AK lagi kupas buah sambil goreng sosis dan minyaknya tumpah kemudian AK terpeleset jatuh, pisaunya kena ke lehernya”.

Mendengar ucapan pelaku, NB curiga lalu meminta pamannya untuk memberitahu kejadian tersebut ke Polsek Lubukbaja.

Setelah ada laporan tersebut pihak kepolisian langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas langsung mendatangi lokasi. Ternyata benar telah terjadi tindak pidana pembunuhan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan bukti petunjuk, selanjutnya petugas menangkap pelaku pada Jumat (12/3) sekira pukul 22.30 WIB di Tanjung Kelurahn Tanjunguma.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 helai baju jubah warna merah tanpa merek, 1 helai celana panjang warna cream merek Al Hanif, 1 bilah pisau dapur dengan gagang kayu.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Yos Guntur SIK melalui Kapolsek Lubukbaja, Kompol Arya Tesa Brahmana, membenarkan adanya dugaan tindak pidana pembunuhan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Pelaku sudah diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Lubukbaja untuk penyelidikan lebih lanjut,” tegas kapolsek.(*/mar)