Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Hang Nadim, Batam, Rabu (10/3). Foto Batamlagi.com/ist

BATAM (BaLa) – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandar Udara (Bandara) Hang Nadim, Batam, Rabu (10/3). Luas area yang terbakar mencapai 6 hektar.

Kadisops Lanud Hang Nadim, Mayor Lek Wardoyo mengatakan, sekitar 6 hektar area KKOP terbakar.

“Ada enam hektar yang terbakar, tim terus berusaha memadamkan api,” ujar Wardoyo, Rabu (10/3).

Dikatakan Wardoyo, akibat kebakaran tersebut juga berdampak pada jarak pandang, terganggu karena timbulnya asap di sekitar landasan Bandara Hang Nadim Batam.

“Asap tebal membuat jarak pandang terganggu dan itu sangat membahayakan operasional penerbangan,” ucap Wardoyo.

Pihak Ditpam dipimpin Wilem mengatakan, pemadaman sempat terkendala dengan lokasi yang sangat sulit untuk dijangkau mobil pemadam. Walaupun lokasi yang sulit dijangkau, namun aparat yang terdiri dari anggota Lanud Hang Nadim, Ditpam, Manggala Agni dan personel Damkar Pemko Batam bersinergi melakukan pemadaman api dengan cara tradisional atau manual.

Dalam peristiwa tersebut, Wilem mengatakan, pihaknya mengamankan pelaku dan barang bukti satu motor BP 3503 FA yang diduga milik pembakar lahan tersebut.

“Kita amankan satu pelaku dan barang bukti kendaraan, sekarang sudah diserahkan ke Polsek Nongsa,” kata Wilem.(*/bala)