Rumah ketua RT yang mendapat bantuan bedah rumah. Foto Batamlagi.com/ist

BATAM – Bantuan bedah rumah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam dinilai tidak tetap sasaran. Karena orang yang mendapat bantuan bedah rumah senilai Rp 15 juta itu sudah memiliki 2 rumah tingkat.

Orang yang mendapat bantuan tersebut adalah seorang ketua RT di wilayah RW 07 Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Kelurahan Kibing, Kecamatan Batuaji.

Perlakuan tersebut menimbulkan kecemburuan sosial, karena masih ada warga yang lebih layak mendapat bantuan tersebut. Warga pun semakin curiga, karena tidak pernah ada pemberitahuan terkait bedah rumah di lingkungan RT.

“Bantuan itu tidak tepat sasaran. Seharusnya diberikan kepada warga yang rumahnya tidak layak huni,” ujar seorang warga yang enggan menyebutkan namanya di lokasi, Selasa (2/3).

Warga tersebut juga mempertanyakan, karena si penerima bantuan tahun 2020 itu bukan orang susah. Mirisnya lagi, bantuan tersebut berasal dari dana umat yang dikutip dari zakat, infaq dan sodaqoh yang harus dipertanggungjawabkan di dunia dan kelak di akhirat.

Terkait bantuan bedah rumah dari Baznas Kota Batam tersebut, Camat Batuaji, Ridwan mengatakan, benar ada seorang ketua RT yang mendapat bantuan tersebut. Katanya, bantuan diberikan karena, yang bersangkutan pernah mendapat musibah. Pada tahun 2019, rumah RT tersebut pernah terbakar.

“Saat itu perekonomian RT ini sangatlah terpuruk,” ucap Ridwan saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (3/3).

Dijelaskan Ridwan, sebelum pemberian bantuan bedah rumah, pihak Baznas Kota Batam sudah terlebih dahulu mengecek ke lokasi.

“Jatah bantuan bedah rumah ini pun hanya satu di Kecamatan Batuaji,” ungkapnya.

Terpisah Siti Aminah, anggota Baznas Kota Batam mengatakan, agar pewarta langsung mendatangi ketua RT yang bersangkutan.

“Silahkan datang ke RT yang bersangkutan dan langsung klarifikasi di lokasi,” ucapnya saat dikonfirmasi melalui selulernya.(bala)