Ilustrasi korban meninggal dunia.

BATAM – Sebelum ditemukan tewas gantung diri di rumahnya pada Senin (1/3) pagi, Budi Sugiarto (32) pernah curhat kepada warga setempat.

Lajang yang tinggal di Blok KM Nomor 28, RT05 RW08, Kavling Sagulung Bahagia (Saguba) Kelurahan Sei Lekop, Sagulung itu bercerita, terkait perekonomiannya hingga urusan pribadinya.

Menurut warga, sehari-hari Budi bekerja sebagai buruh serabutan. Sejak pandemi Covid-19 ini pekerjaan susah didapat, sehingga tidak mempunyai pendapatan.

“Selama pandemi Covid-19, perekonomian Budi sangat terganggu,” kata warga yang tinggal tidak jauh dari rumah korban.

Dikatakannya, Budi selama ini tinggal seorang diri. Budi juga pernah curhat akan menikah dengan gadis pujaannya. Namun, niatnya untuk mempersunting gadis pilihannya itu, gagal karena diperkirakan modal untuk menikah belum cukup.

Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf, mengatakan, pada Minggu (28/2) pagi, Budi sempat pamit kepada orang tuanya mau pergi ke Tanjung Pinang untuk bekerja. Lalu menitipkan surat kavling, ijazah dan dokumen lainnya.

“Sebelum ditemukan meninggal, Budi sempat pamit ke rumah orang tuanya. Namun esok harinya, Budi sudah meninggal,” ungkap Yusuf.(*/red)