Jemaah saat mendengarkan khotbah di salah satu masjid di Batam. Foto Batamlagi.com

BATAM – Pelaksanaan salat tarawih sepakat dijalankan selama Ramadan 1442 Hijriah, baik di masjid maupun musala. Tentunya dengan menjalankan protokol kesehatan (Prokes).

“Pelaksanaan salat tarawih kami sepakat tarawih dijalankan tapi dengan protokol kesehatan menjadi prioritas,” ujar Muhammad Rudi, Walikota Batam Ex Officio Kepala BP Batam usai rapat koordinasi bersama Forkopimda dan tokoh agama persiapan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri di ruang rapat Hang Nadim, Kantor Pemko Batam, Batamcentre, Rabu (24/2).

Dijelaskan Rudi, ijin pelaksanaan salat tarawih berjamaah disepakati, karena sebelumnya pelaksanaan salat lima waktu, dan salat Jumat sudah dilaksanakan. Sehingga hal tersebut menjadi pertimbangan pihaknya.

Selain itu, rumah ibadah juga harus mematuhi prokes. Seperti halnya pengecekan suhu tubuh, penggunaan masker, dan pengaturan jarak.

“Salat tarawih sudah bisa, karena kita sebelumnya sudah buka salat berjamaah. Seperti, salat lima waktu jadi salat tarawih tidak masalah. Yang penting prokesnya,” papar Rudi.(*/bala)