Walikota Batam Ex Officio Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Foto Batamlagi.com/ist

BATAM – Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah tempat hiburan malam (THM) juga disepakati memakai formasi 3-1-3. Dengan artian, libur tiga hari di awal ramadan, satu hari libur pertengahan, dan libur tiga hari di akhir bulan ramadan. Sedangkan salat Idul Fitri digelar di lapangan terbuka.

“Tadi ada 3-2-3, ada juga 2-1-2. Tapi kesepakatan Pemko Batam dan Dispar Batam buka tutupnya, 3-1-3. Tiga diawal, satu pertengahan, dan tiga diakhir,” ujar Muhammad Rudi, Walikota Batam Ex Officio Kepala BP Batam usai rapat koordinasi bersama Forkopimda dan tokoh agama persiapan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri di ruang rapat Hang Nadim, Kantor Pemko Batam, Batamcentre, Rabu (24/2).

Dijelaskan, alat Idul Fitri dapat dilaksanakan secara berjemaah di ruangan terbuka, seperti area lapangan atau alun-alun.

Sedangkan, untuk malam takbiran pihaknya, kata Rudi, belum dapat memutuskan. Pihaknya masih melihat kondisi kasus Covid-19 di Kota Batam.

“Salat Id, kita sepakat salatnya di luar dari masjid. Jadi tidak bertumpuk satu tempat,” paparnya.

Soal, takbiran masih belum diputuskan karena masih melihat perkembangan Covid-19.

Rapat tersebut juga dihadiri Kemenag Kota Batam Zulkanain, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD), tokoh agama, dan Forkopimda.

“Kita sepakat hasil rapat ini ditindaklanjuti bersama Kemenag dan Pemko Batam,” pungkasnya.(*/bala)