Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin. Foto Batamlagi.com/ist

BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengusulkan formasi ribuan CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ke pemerintah pusat.

“Formasi PPKS kita ajukan akhir 2020 lalu. Ada sebanyak 2.821 orang, cukup banyak,” kata Hasnah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam, Senin (22/2).

Dan persyaratan untuk menjadi PPPK tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja.

Dalam peraturan tersebut, setiap warga negara Indonesia mempunyai kesempatan yang sama untuk melamar menjadi PPPK. Usia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi 1 tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar. Sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Persyaratan calon peserta PPPK, tidak pernah dipidana dengan pidana penjara. Kemudian, tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil, PPPK, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

“Selain itu, tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis,” jelas Hasnah.

Kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan dan memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi keahlian tertentu yang masih berlaku dari lembaga profesi yang berwenang untuk jabatan yang mempersyaratkan.

“Persyaratan lainnya, tentu sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar dan persyaratan lain sesuai kebutuhan jabatan yang ditetapkan oleh PPK,” terangnya.

Masih kata Hasnah, PPPK merupakan salah satu bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN), sama seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS). Seperti yang tercantum dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

Formasi PPPK ini untuk memenuhi kebutuhan, karena adanya kekosongan pegawai di sejumlah instansi.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin mengatakan, Pemko Batam juga mengajukan ribuan formasi CPNS.

“Kita ajukan banyak dari tahun lalu. Di atas seribuan orang. Angka pastinya saya lupa. Ada di BKPSDM,” kata Jefridin.

Jumlah yang diajukan banyak untuk formasi tenaga kesehatan dan tenaga guru. Kebutuhan CPNS Batam dan PPPK, dikirim berdasarkan analisis kebutuhan pegawai, yang belum terpenuhi pada tahun 2020 lalu. Kemudian, ditambah dengan jumlah PNS yang pensiun.

“Paling banyak guru, tenaga fungsional OPD dan pendidik. Kuota kita ajukan, melanjutkan yang belum terpenuhi (saat penerimaan CPNS) tahun lalu dan ditambah yang pensiun,” imbuhnya.(bala)