Search And Rescue (SAR) Natuna melakukan pencarian saat melakukan pencarian nelayan yang hilang. Foto Batamlagi.com/ist

NATUNA – Dua nelayan bagan apung di perairan Pulau Laut Kabupaten Natuna, hilang, Kamis (18/2). Hingga kini, Search And Rescue (SAR) Natuna melakukan pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Mexianus Bekabel, Jumat (19/2) di Ranai, mengatakan, pencarian dan pertolongan tersebut berada pada posisi 04°31’6.24 N – 107°48’27.60 E dengan heading 216° radial 12 Nm dari Pos Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Pulau Laut.

“Pelaksanaan Operasi SAR berdasarkan laporan dari Camat Kecamatan Pulau Laut kepada unit siaga Pencarian dan Pertolongan Pulau Laut pada 18 Februari 2021 pukul 22.30 WIB,” katanya.

Selanjutnya, laporan itu diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna.

Dijelaskan, peristiwa itu bermula dari satu bagan terputus tali jangkarnya dan hanyut. Kemudian 4 orang masyarakat mengejar untuk diikat kembali.

Setelah bagan tersebut terikat mereka berpencar. 2 orang kembali ke pelabuhan dan 2 orang tetap di bagan tersebut. Tiba-tiba bagan kembali putus tali jangkarnya dan hanyut kembali bersama dua orang tersebut.

“Menindak lanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna mengerahkah personil unit siaga SAR Pulau Laut untuk melakukan kordinasi ke unsur terkait, baik TNI / POLRI, Pemerintah Kecamatan Pulau Laut maupun masyarakat sekitar,” paparnya.

Selanjutnya pada tanggal 18 Februari 2021, sekitar pukul 22.45 WIB tim SAR Gabungan bergerak ke lokasi. Namun pertengahan jalan Tim SAR gabungan kembali ke Pelabuhan Pulau Laut karena cuaca buruk di sekitar perairan menuju lokasi.

“Pada hari ini, Jumat, tanggal 19 Februari 2021 Pukul 06.40 WIB,tim SAR gabungan kembali bergerak ke lokasi dengan menggunakan 1 unit kapal nelayan dengan POB 9 orang di sekitaran perairan Pulau Semiun, Kecamatan Pulau Laut,” imbuhnya.(bala)