Muhammad Rudi-Amsakar Achmad saat mendaftar sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Batam di KPU Batam. Foto Batamlagi.com

JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo – Abdul Basyid, dalam persidangan yang digelar hari ini, Rabu (17/2).

Ketua Majelis Hakim MK merangkap anggota, Anwar Usman menyatakan, permohonan pemohon tidak dapat diterima.

“Dalam pokok permohonan, menyatakan permohonan pemohon dalam perkara ini tidak dapat diterima,” ujar Anwar.

Sebelum pembacaan amar putusan, Anggota Majelis Hakim Saldi Isra menyampaikan, alasan-alasan ditolaknya gugatan pemohon. Salah satunya adalah karena tingginya perbedaan suara antara kedua paslon yang mencapai 46,12 persen, artinya melebih ambang batas 2 persen.

“Terhadap dalil pemohon dan telah diperiksa bukti-bukti dan fakta terungkap dalam persidangan. Maka Mahkamah tidak menemukan bukti awal yang meyakinkan bahwa sebagai pelanggaran yang didalilkan pemohon,” ungkap Saldi.

Bahkan, lanjutnya, permohonan pemohon saat menyampaikan gugatan telah di luar waktu pengajuan gugatan sengketa pilkada atau sudah kadaluarsa, sebagaimana diatur dalam Pasal 157 ayat (5) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

Menanggapi putusan tersebut, Wakil Ketua Badan Advokasi Hukum Partai NasDem Atang Irawan mengatakan, pihaknya sangat bersyukur atas putusan tersebut.

“Syukur alhamdulillah atas putusan yang telah dibacakan tadi. Kami sangat bersyukur sekali,” ujar Atang usai persidangan.

Dia mengungkapkan, sebelumnya pihaknya telah berkeyakinan bahwa MK bakal menolak permohonan pemohon, sebab sejumlah dalil yang diajukan pemohon tidak dilengkapi dengan bukti yang kuat.

“Apa yang didalilkan pemohon tidak memiliki dasar yang kuat dan tidak berkorelasi dengan pembuktian. Sehingga dalil tersebut terkesan dibuat-buat,” papar Atang yang juga Ketua DPP NasDem Bidang Hubungan Legislatif itu.

Sebelumnya KPU Kota Batam, Kepulauan Riau telah melakukan rekapitulasi suara dan menetapkan paslon nomor urut 2 Muhammad Rudi-Amsakar Achmad meraih 267.497 suara dan paslon nomor urut 1 Lukita Dinarsyah Tuwo – Abdul Basyid meraih 98.638 suara.

Dengan ditolaknya gugatan dalam sengketa pilkada nomor 127/PHP.KOT-XIX/2021 tersebut maka, pemenang Pilkada Kota Batam adalah pasangan nomor urut 2, yakni Muhammad Rudi-Amsakar Achmad.(bala)