Babi di area Bandara Hang Nadim Batam. Foto Batamlagi.com/ist

BATAM – Tim gabungan dari unsur TNI Angkatan Udara dan Ditpam BP Batam, membongkar kandang dan pemindahan ternak babi di seputar kawasan Bandara Hang Nadim Batam, Selasa (16/2). Ada 7 lokasi yang ditertibkan.

Kadis Ops Lanud Batam Mayor Lek Wardoyo, mengatakan, kegiatan ini dari Lanud Hang Nadim Batam beserta BP Batam melaksanakan patroli ke objek yaitu pembongkaran kandang babi.

“Dilakukan pembongkaran kandang babi dan penyitaan babi-babi yang saat ini masih ada di kandang,” kata Wardoyo.

Dijelaskan Wardoyo, kepada pemilik ternak, pihaknya sudah berulangkali melakukan peringatan berupa lisan dan tulisan tetapi masih saja tidak diindahkan dan terkesan membandel.

“Kita sudah sosialisasikan, kita peringati¬† tapi masih ada beberapa yang memindahkan ada juga yang membandel,” paparnya.

Ia juga menjelaskan, keberadaan ternak itu bisa mengganggu keselamatan penerbangan. Karena babi-babi itu berkeliaran hingga ke pagar pembatas landasan Bandara Hang Nadim Batam. Pihaknya juga mendapat laporan dari Kantor Air Nav bandara ada banyak babi berkeliaran di seputaran pagar bandara.

“Hal ini bisa mengganggu dan bisa membahayakan keselamatan penerbangan, sehingga harus ditertibkan,” tegasnya.

Wardoyo menegaskan, jika warga masih kedapatan melakukan aktifitas beternak babi kembali, pihaknya akan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

“Kami harap tidak ada lagi aktifitas peternakan, jika ada kita akan tindak lebih keras lagi,” imbuhnya.

Dalam penertiban itu, Wardoyo menyebutkan ada 7 titik lokasi peternakan babi yang ditemukan. Namun pihaknya masih terus melacak keberadaannya yang lain.

“Ada yang sudah dikosongkan, ada yang disembunyikan, yang ada kita angkut ke tempat penampungan sementara,” pungkasnya.(bala)