Kondisi carry hangus terbakar di SPBU Merapi Subur, Kecamatan Sagulung, Sabtu (13/2). Foto Batamlagi.com/ist

BATAM – Satu mobil carry hangus terbakar di mesin Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum (SPBU) Merapi Subur, Kecamatan Sagulung, Sabtu (13/2) sore. Satu anak yang ada di dalam carry tersebut tewas.

Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf saat dikonfirmasi di lokasi kejadian mengatakan, carry tersebut terbakar sedang mengantri dan belum mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Diduga karena korsleting. Tiba-tiba carry tersebut terbakar.

“Dugaan sementara begitu, carry itu korsleting. Namun masih dalam tahap penyelidikan,” kata Yusuf.

Yusuf menjelaskan, dalam peristiwa tersebutm satu anak tidak bisa diselamatkan dari amukan si jago merah, lantaran terjebak di dalam kobaran api. Anak itu berada di dalam mobil dan tak bisa diselamatkan lagi.

“Kami juga belum mengetahui apa jenis kelamin korban,” paparnya.

Sementara itu, peristiwa maut ini menarik perhatian warga. Karena asap tebal hitam membumbung tinggi keluar dari SBPU tersebut. Ada yang mengira SPBU tersebut yang kebakaran.

Untuk kobaran api bisa dipadamkan, sebelum merambat ke mesin SPBU.

“Kasus ini masih kami selidiki. Korban sudah dievakuasi oleh tim inafis Polresta Barelang menuju RS Bhayangkara Polda Kepri,” tutupnya.

Informasi di lapangan, sopir carry itu membawa dua anak. Satu meninggal dan satu anak dapat diselamatkan dalam kondisi badannya mengalami luka bakar. Dan sopir badannya juga mengalami luka bakar. Keduanya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri. Sedangkan carry kondisi carry hangus tinggal kerangka menghitam.

“Sopir itu bapak anak itu, dia nangis terus mengetahui anaknya meninggal. Katanya anaknya itu tertidur di dalam,” ujar warga.(bala)