Ilustrasi pelajar SMP saat diberi pengarahan beberapa waktu lalu. Foto Batamlagi.com/ist

BATAM – Pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam akan memverifikasi sekolah di mainland, yang mau melaksanakan belajar tatap muka. Dan hanya dibatasi tingkat SMP/sederajat saja.

“Iya, ada dibatasi SMP sederajat khusus belajar tatap muka, dengan protokol kesehatan,” kata Hendri Arulan, Kadisdik Kota Batam, Senin (8/2).

Dijelaskan, verifikasi itu nantinya dilakukan oleh tim khusus yang dibentuk pihaknya yakni, dari jajaran kecamatan, dewan pendidikan, komite sekolah, puskesmas, dan tim lainnya.

“Minggu ini tim mulai berjalan, kemarin kami sudah bentuk tim khusus, untuk verifikasi kelayakan sekolah untuk belajar tatap muka tingkat SMP sederajat,” paparnya.

Saat ini ada beberapa sekolah yang sudah siap. Di antaranya, SMPN 3 Batam, SMPN 59, SMPN 6, dan paling banyak itu sekolah swasta.

Dijelaskan juga, ada 6 item yang harus dipenuhi pihak sekolah untuk bisa belajar tatap muka. Pertama kesiapan tempat cuci tangan, pengecek suhu, ketersediaan masker, pengaturan jarak, waktu belajar, jumlah siswa hingga surat pernyataan dari orangtua.

Saat ini, tambahnya, surat pernyataan dari orang tua mencapai 80-90 persen.

“Tim akan turun kembali ke sekolah untuk memastikan, agar tidak ada kendala di kemudian hari,” paparnya.

Setelah diverifikasi oleh tim, sekolah sudah diperbolehkan belajar tatap muka. Untuk waktunya tergantung pihak sekolah masing-masing, karena waktu pelaksanaan berbeda-berbeda.

“Tergantung sekolah dan wali murid saja. Yang penting semua persyaratan terpenuhi,” tutupnya.(bala)