Petugas kepolisian saat mengevakuasi jenazah Nuvita Sari. Foto Batamlagi.com/ist

BATAM – Pembunuhan terjadi di wilayah Sagulung, Kota Batam, Selasa (2/2). Seorang istri bernama Nuvita Sari (26) tewas di tangan Supriadi (32), suami korban. Penyebabnya sepele, karena pelaku tak dibelikan sepatu oleh korban. Pelaku sudah diamankan polisi.

Informasinya, pagi hari sebelum peristiwa maut itu, Nuvita Sari dan Supriadi sempat menikmati sarapan pagi di rumahnya, Kavling Saguba Pandawa Mandiri Blok F No 187 Kecamatan Sagulung.

Saat hari beranjak siang, tepatnya pukul 14.00 WIB, pasangan suami istri yang belum punya momongan itu terlibat cekcok mulut. Penyebabnya karena permintaan Supriadi untuk memiliki sepatu baru tak kunjung dipenuhi Nuvita Sari.

Emosi, Supriadi menuju lemari di ruang tengah rumahnya. Lalu mengacak-acak isinya untuk mencari uang. Ia pun menemukan beberapa lembar uang pecahan Rp 100 ribu.

Tapi uang pecahan Rp 100 ribu itu langsung dirampas oleh Nuvita Sari. Supriadi naik pitam. Nuvita Sari yang berusaha kabur ke arah dapur langsung disusul Supriadi. Badan korban langsung dijatuhkan dan menindihnya.

Bagai orang yang kesetanan, pelaku mencekik istrinya dua kali, hingga kondisi Nuvita Sari tidak sadarkan diri (mengorok).

Tak hanya sampai di situ saja. Pelaku juga mencelupkan kepala istrinya ke dalam ember berisi air terapi keputihan milik Nuvita Sari. Setelah memastikan kondisi korban tidak bernafas lagi, pelaku langsung keluar rumah naik motor.

Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf, mengatakan, pelaku menyerahkan diri ke Polresta Barelang.

“Rencananya akan ke rumah kawannya, tapi akhirnya pelaku memilih menyerahkan diri ke Polresta Barelang,” tutur Yusriadi Yusuf, Rabu (3/2) pagi.

Mengetahui kejadian tersebut, tim inafis Polresta Barelang serta Polsek Sagulung langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari lokasi tersebut, korban langsung dievakuasi.

“BB (Barang bukti) yang diamankan berupa 1 baskom, sepasang sepatu safety, uang Rp 600 ribu, 1 ponsel dan 1 unit motor,” papar Yusriadi Yusuf.

Kuat dugaan permasalahan ini didasari karena faktor ekonomi. Sebab sudah berbulan-bulan pasangan suami istri ini tidak bekerja.

“Dugaan sementara begitu, faktor ekonomi. Kasus ini ditangani oleh Unit Reskrim Polresta Barelang,” imbuhnya.(bala)