Udin Tato (47) predator balita digiring polisi di Mapolda Kepri. Foto: Batamlagi.com

BATAM – Udin Tato (47) pelaku pencabulan yang juga residivis dibekuk jajaran Polda Kepri. Sadisnya, pria ini diketahui mencabuli 6 anak usia di bawah 5 tahun (Balita) di pondok penggalian pasir, depan┬áPerumahan Bida Asri 3 Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Kasubdit IV Ditreskrimum Pilda Kepri, AKBP Dhani Catra mengatakan, penangkapan pelaku bermula dari laporan adanya pelaku pencabulan yang sudah meresahkan warga. Lalu tim Subdit IV langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selanjutnya, pelaku dibawa ke Mapolda Kepri.

Saat dilakukan introgasi, pelaku mengaku sudah 6 kali mencabuli balita dengan bujuk rayu, mengajak jajan dan iming- iming uang Rp 1.000, usai korban pulang dari masjid setelah pengajian.

Dari pengakuan pelaku, dari enam korban, yang diingat 5 korban. Tapi ini tak menutup kemungkinan lebih. Korbannya adalah anak dibawah umur ada 5 orang anak perempuan. Rata-rata berumur 4 hingga 5 tahun.

“Ini bisa dikatakan predator anak,” ucap Dhani.

Polisi mengamankan barang bukti baju, jilbab dan uang Rp 1.000 sebagai barang bukti di persidangan.

Dhani berjanji akan menjerat pelaku dengan hukuman seberat-beratnya.

“Kita akan proses sampai tuntas, karena pelaku sudah pernah residivis dan melakukan pencabulan terhadap anak, kita akan berikan hukuman seberat-beratnya,” janji Dhani.

Selama ini warga merasa resah, karena residivis pembunuhan warga merasa takut. Pelaku juga sering mabuk-mabukan dan memalak warga. Usai ditangkap warga merasa bersyukur.

“Pelaku merupakan residivis kasus pembunuhan di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga,” ujarnya.(bala)