Dari kiri- Wanita berinisial C (33) dan DSA (32), tersangka kasus narkotika diamankan petugas Bea Cukai Batam. Foto: Batamlagi.com/ist

BATAM – Dua orang wanita berinisial DSA (32) dan C (33) ditangkap saat membawa sabu-sabu di Bandar Udara (Bandara) Internasional Hang Nadim. Modusnya termasuk lama, barang haram itu disimpan di selangkangan dan dubur.

Kepala Seksi Layanan Informasi, Undani, Minggu (31/1), mengatakan, gerak-gerik tersangka dicurigai petugas saat berada di terminal bandara pada Jumat (22/1). Keduanya merupakan calon penumpang pesawat tujuan Jakarta – Lombok.

Berdasarkan kecurigaan tersebut, petugas Bea Cukai Batam bersama petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Hang Nadim Batam melakukan pemeriksaan.

Petugas selanjutnya melakukan body typing dan ditemukan barang mencurigakan di area selangkangan tersangka DSA. Lalu kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan secara mendalam.

“Hasil pemeriksaan, petugas menemukan benda yang terdapat pada area selangkangan tersangka DSA adalah tiga bungkus berisi sabu,” jelas Undani.

Kemudian kedua tersangka tersebut dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan rontgen. Dan ditemukan tiga bungkus sabu di dalam dubur tersangka C. Selanjutnya, keduanya digiring ke Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Batam.

Untuk perkiraan nilai barang dari tangkapan sabu seberat 359 gram tersebut adalah Rp 359 juta dengan estimasi harga Rp1 juta per gram.

Keberhasilan Bea Cukai Batam dalam mengamankan sabu tersebut merupakan komitmen Bea Cukai Batam untuk melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang berbahaya yang dapat merusak kesehatan dan moral masyarakat seperti halnya efek negatif dari mengonsumsi Narkoba.

“Setelah sampai di Kantor Bea Cukai Batam, petugas menimbang tiga bungkus barang bukti pertama seberat 180 gram, dan 3 bungkus kedua sebanyak 179 gram, sehingga total sebanyak 359 gram. Lalu terhadap barang bukti dan tersangka diserahterimakan ke Polresta Barelang untuk proses lebih lanjut,” pungkas Undani.

Sebelumnya pada tahun 2020, petugas Bea dan Cukai Batam juga berhasil mengamankan Fajar Edi Saputra di Bandara Hang Nadim Batam pada Kamis (20/2).

Warga Batuaji ini berusaha mengelabui petugas dengan menyimoan sabu-sabu di duburnya. Keberadaan sabu itu diketahui setelah tersangka dirontgen.(*/bala)