NA (47), pelaku perdagangan orang di kantor polisi. Foto Batamlagi.com/ist

BATAM – Polisi meringkus wanita berinisial NA (47), pelaku perdagangan orang terhadap pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal. Karena perbuatannya itu, warga Pasar Pelita RT 02 RW 04 Kecamatan Lubukbaja Kota Batam ini menginap di sel tahanan.

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri, AKBP Dani Cakra Nugraha mengatakan, penangkapan itu berawal pada tanggal 24 Januari 2021, setelah ada laporan warga yang menemukan 1 orang warga asing yang ditampung di Perumahan Glory, Tanjung Riau, Sekupang.

Selanjutnya, pihaknya melakukan penyelidikan. Ternyata benar dan ditemukan ada korban.

“Kita lakukan penyelidikan, benar saja kita temukan 1 orang PMI, lalu kita kembangkan dan mendapatkan 5 orang yang ditampung di kawasan Batam Center,” kata Dani.

Lalu korban calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) diselamatkan. Ada yang berumur 21 tahun hingga 50 tahun. Mereka berasal dari Provinsi Jambi dan Sumatera Utara (Sumut).

“Enam orang itu ada yang pernah bekerja di luar, ada juga pertama kali bekerja. Usianya beragam hingga ada yang berusia 50 tahun,” terangnya.

Cara pelaku merekrut korban dengan cara mengiming-imingi mendapat gaji Rp 10 juta. Mirisnya, para korban terpaksa meminjam uang agar bisa berangkat ke jiran.

“Mereka mau karena butuh, banyak yang rela pinjam kepada rentenir untuk bisa berangkat ke Malaysia,” paparnya.(bala)