Sekda Kota Batam, Jefridin saat memimpin rapat koordinasi persiapan goro. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Sejumlah wilayah di Kota Batam dilanda bencana alam pada awal tahun 2021. Karena itu, Pemerintah Kota Batam akan melakukan gotong royong (Goro) massal di 9 kecamatan di mainland  pada Sabtu (9/1).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin dalam rapat koordinasi persiapan goro, pasca bencana yang dipimpinnya pada Kamis (7/1), telah diagendakan terkait goro tersebut. Katanya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan mengkoordinir Goro di wilayah yang telah ditugaskan masing-masing.

“Pelaksanaan goro sudah final. TNI Polri sudah disurati, tinggal hari H langsung turun,” ujar Jefridin.

Jefridin mengatakan, goro massal dilakukan di titik terdampak banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrim pada awal tahun.

Dijelaskan, setiap kecamatan akan melibatkan 100 personil semua unsur, seperti TNI dan Polri, serta mengajak masyarakat sekitar.

“Titik lain yang juga perlu goro massal kami serahkan ke kecamatan masing-masing yang  mengatur,” sebut Jefridin.

Sebelumnya, Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, pasca dilanda bencana alam beberapa hari lalu, banyak ditemukan titik-titik banjir.

Karena itu, ia menggelar rapat koordinasi bersama OPD Pemko Batam, BP Batam dan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWS) Kementerian PUPR di Kantor Walikota Batam Lantai IV, Batamcentre.

Ia juga menugaskan Sekda Batam untuk melanjutkan solusi jangka pendek, mengajak masyarakat melakukan goro di drainase perumahan.

“Drainase yang ada sebenarnya sudah cukup untuk menampung debit air, namun dipenuhi dengan sampah sehingga menghambat aliran air,” ucapnya.(bl)