Warga memberi bantuan kepada korban yang rumahnya diseruduk tongkang, Jumat (1/1). Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Tragedi tongkang di Tanjunguma mendapat perhatian sejumlah pihak. Para korban dipastikan diberi ganti rugi atas musibah yang terjadi di awal tahun 2021, Jumat (1/1).

Sabtu (2/1), Walikota Batam, Muhammad Rudi bersama Kapolresta Barelang, AKBP Yos Guntur dan sejumlah pejabat mendatangi lokasi. Mediasi juga dilakukan antara warga yang menjadi korban dan pemilik tongkang di SD Negeri 04 Tanjunguma.

Rudi mengatakan, peristiwa ini merupakan musibah, dan tidak siapa pun menghendakinya. Namun tentunya ada penyelesaian yang baik.

“Ini musibah, bukan kemauan kita. Jadi, kita sama-sama berusaha agar permasalahan ini segera selesai,” kata Rudi.

Rudi berharap masyarakat tidak khawatir, karena pihak perusahaan siap mengganti rugi. Ganti rugi itu nantinya bukan dalam bentuk uang, melainkan perbaikan atas kerusakan.

“Tapi, apa yang rusak diperbaiki, apa yang roboh dibangun. Kalau ganti uang takut tak cukup bangun rumah atau juga lebih,” paparnya.

Rudi juga meminta pihak pengusaha tidak menunda pergantian kerugian. Ia ingin semua cepat selesai, sehingga masyarakat tenang dan pengusaha bisa beraktifitas kembali.

Pada kesempatan itu, Rudi meminta perangkat RT dan RW serta masyarakat dan pihak perusahaan, agar bersama mendata kerugian yang ada. Seperti sampan, jaring hingga rumah.

“Masyarakat harus rinci dan sama-sama sepakat. Jangan ada timbul isu-isu negatif. Kita ingin ini cepat selesai karena tidak ada yang mau dapat musibah seperti ini,” pungkasnya.(bl)