Kadinkes Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi menyebut varian baru virus Corona di Inggris itu sama dengan Covid-19 yang mudah menular.

“Varian baru itu mudah menular, tapi tingkat kematian sama dengan Covid-19 tidak lebih mematikan,” ujar Didi kepada wartawan, Selasa (29/12).

Menurut Didi, sejauh ini, pihaknya belum menerima petunjuk khusus dari pusat atau Kementerian Kesehatan dalam penanganannya. Sedangkan, untuk pengobatan masih seperti biasa.

Didi menjelaskan, obat anti virus yang digunakan saat ini belum spesifikasi membunuh Covid-19. Hanya menekan replikasi virus.

Terkait kebijakan pemerintah pusat yang menutup sementara pintu masuk WNA ke Indonesia, harusnya ada kajian terlebih dahulu. Misalnya, apakah sudah ada warga yang terpapar virus varian baru tersebut.

“Kecuali ada yang kena (terpapar) virus itu dan mati, ada yang kena lagi, mati lagi. Tapi ini sama aja, jangan-jangan sudah ada di kita,” duganya.

Ia juga menjelaskan, harusnya ada penelitian, apakah jenisnya sama atau tidak. “Kalau di luar negeri pada saat PCR itu diteliti benar nggak jenisnya sama,” imbuh dokter spesialis kandungan ini.

Terkait Rapid Test Antigen diwajibkan untuk penumpang yang akan mengunjungi 5 daerah ini: Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Malang, Bali dan Jawa Tengah.

“Kalau ke Batam tidak wajib (Rapid Test Antigen) hanya Rapid Test Anti Body,” paparnya.(bl)